Selamat Datang di Blog WURYANANO

Silakan Anda membaca Artikel di Blog ini dengan rileks, tidak perlu terburu-buru. Banyak Artikel menarik dan bermanfaat buat peningkatan kualitas hidup Anda.

Silakan Anda menuliskan komentar atau pendapat di masing-masing Artikel yang telah Anda baca. Pendapat Anda akan semakin menambah perspektif bagi kita semua.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Saya ini. Terima kasih sudah mau berbagi lewat komentar atau pendapat Anda di sini.


NOTES:

Blogspot Saya ini SUDAH TIDAK AKTIF sejak 5 Desember 2012. Tulisan Saya tentang Berita Kampus SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College menerima Kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebagai penutup untuk Blogspot ini. Untuk membaca TULISAN Saya, Anda dapat mengunjungi Blog Saya di PORTAL BISNIS INDONESIA.

Sunday, February 27, 2011

Resiko Besar Bisnis yang Harus Anda Pahami


Istilah dalam dunia bisnis, Cash is the King atau Uang Tunai adalah Raja, sungguh tidak dapat disangkal, sebuah kebenaran yang nyaris mutlak, tapi sering terabaikan. Banyak pengusaha terlambat mengingat pentingnya memiliki Kas atau Uang Tunai yang cukup untuk masa sulit dalam perjalanan bisnisnya.

"Nomor SATU alasan mengapa Bisnis Gagal karena Pengusaha Kehabisan Uang Tunai!" Ini sangat penting untuk selalu Anda ingat dan pahami dalam menjalankan roda bisnis Anda.

Saturday, February 19, 2011

Meraih IMPIAN dengan GAIRAH Hidup Membara


Pertama-tama, saya harus mengatakan bahwa saya bukanlah guru dan tidak bermaksud untuk menggurui siapa pun, dan saya pun belum jadi super milyarder atau seorang trilyuner, serta saya juga belum pernah ditampilkan sebagai bagian dari orang terkaya di negeri ini. Saya hanya sekedar ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan Anda.

Dalam banyak hal, saya mungkin seperti Anda. Saya punya mimpi luar biasa prima dan hasrat besar untuk mencapainya. Saya ingin memiliki kebebasan untuk menjalani hidup saya secara benar dengan nilai-nilai yang saya pegang sesuai hati nurani saya. Dan saya percaya bahwa saya bisa berhasil mencapai impian itu, yang paling penting adalah KEBEBASAN menjalani kehidupan penuh kebahagiaan tanpa pernah tertekan oleh keadaan apa pun. Itulah impian saya yang mau saya raih dengan penuh gairah membara, dan mungkin juga impian Anda.

Wednesday, February 16, 2011

ABU NAWAS dan Pesta YAHUDI


Suatu hari Abu Nawas singgah di rumah kenalannya, seorang Yahudi. Di sana sedang berlangsung permainan musik. Banyak yang menonton, sehingga suasananya meriah. Semua tamu terlibat dalam permainan musik, termasuk Abu Nawas yang baru saja masuk. Ada yang main kecapi, ada yang menari-nari, semuanya bersuka ria. Demikian asyiknya permainan itu, sampai menguras tenaga karena berlangsung cukup lama.

Ketika para tamu sudah kehausan, tuan rumah mengedarkan minuman kopi. Masing-masing tamu mendapat secangkir kopi. Saat Abu Nawas hendak meminum kopi itu, tiba-tiba dia ditampar oleh si Yahudi. Namun karena larut dalam kegembiraan, hal itu tidak dia hiraukan, dan diangkatnya lagi cangkir kopinya, tapi lagi-lagi dia ditampar si Yahudi. Tamparan yang diterima Abu Nawas malam itu cukup banyak sampai acara selesai sekitar pukul dua dini hari.

Di jalan pulang, terpikir oleh Abu Nawas, "Jahat benar perangai Yahudi itu, main tampar aja. Minumnya seperti binatang. Kelakuan seperti itu tidak boleh dibiarkan berlangsung di Bagdad. Namun apa dayaku hendak melarangnya?" Tiba-tiba Abu Nawas menemukan satu akal.

Esok harinya Abu Nawas menghadap Khalifah Harun Al-Rasyid di Istana. "Tuanku, ternyata di negeri Tuan ini ada suatu permainan yang belum pernah hamba kenal, sangat aneh."

"Di mana tempatnya?" tanya Baginda Khalifah.

"Di tepi hutan sana."

"Mari kita lihat," ajak Baginda.

"Baik Tuanku," kata Abu Nawas.

"Nanti malam kita pergi berdua saja, dan Tuanku memakai pakaian santri."

"Tetapi ingat," kata Baginda. "Kamu jangan mempermainkan aku seperti dulu lagi."

Setelah shalat Isya', berangkatlah Baginda ditemani Abu Nawas menuju ke rumah Yahudi itu. Ketika sampai di sana, kebetulan si Yahudi sedang bermain musik bersama teman-temannya, dan Baginda pun dipersilakan duduk. Saat diminta menari, Baginda menolak sehingga ia dipaksa dan ditampar pipinya kiri-kanan.

Sampai di situ Baginda baru sadar, ia telah dipermainkan oleh Abu Nawas. Tetapi apa daya, ia tidak mampu melawan orang sebanyak itu. Maka menarilah Baginda sampai peluh membasahi badannya yang subur itu. Setelah itu barulah diedarkan kopi kepada semua tamu. Melihat hal itu, Abu Nawas segera keluar dari ruangan dengan alasan akan kencing, padahal dia langsung pulang.

"Biar Baginda merasakan sendiri peristiwa itu, karena salahnya sendiri tidak pernah mengetahui keadaan rakyatnya, dan hanya percaya kepada laporan para menteri," pikir Abu Nawas.

Tatkala hendak mengangkat cangkir kopi ke mulutnya, Baginda ditampar oleh Yahudi itu. Ketika ia hendak mengangkat cangkir kopinya, ia pun kena tampar lagi. Baginda diam saja. Kemudian dilihatnya si Yahudi itu minum seperti binatang, menghirup sambil ketawa-ketawa.

"Apa boleh buat," pikir Baginda. "Aku seorang diri, dan tak mungkin melawan Yahudi sebanyak itu." Larut malam Baginda pulang ke Istana, berjalan kaki seorang diri dengan perasaan hati yang amat dongkol. Ia merasa dipermainkan oleh Abu Nawas, dan dipermalukan di depan orang banyak. "Alangkah kasihan diriku," gumamnya.

Pagi harinya, begitu bangun tidur, Khalifah Harun Al-Rasyid memerintahkan seorang pelayan Istana untuk memanggil Abu Nawas.

"Hai Abu Nawas, baik sekali perbuatanmu tadi malam. Terima kasih aku telah kamu masukkan ke rumah Yahudi itu, dan kamu tinggalkan aku seorang diri, sementara itu aku dipermalukan seperti itu," kata Baginda gusar.

"Mohon ampun Baginda," jawab Abu Nawas. "Malam sebelumnya, hamba telah mendapat perlakuan yang sama seperti itu. Apabila hal itu hamba laporkan secara jujur, PASTI Baginda tidak akan percaya. Maka hamba bawa Baginda ke sana, agar mengetahui dengan mata kepala sendiri, perilaku rakyat Tuanku, yang tidak senonoh seperti itu."

Baginda tidak dapat membantah ucapan Abu Nawas. Kemudian, disuruhnya beberapa pengawal Istana memanggil si Yahudi itu.

"Hai Yahudi, apa sebab kamu menampar aku tadi malam?!!" Baginda bertanya dengan sengit. "Dari mana kamu memperoleh cara minum seperti binatang?!!"

"Ya Tuanku..." jawab Yahudi. "Sesungguhnya hamba tidak tahu Tuanku. Jika sekiranya hamba tahu bahwa yang datang itu Tuanku, mana mungkin hamba berbuat seperti itu? Sebab itu, hamba mohon ampun yang sebesar-besarnya."

"Sekarang terimalah pembalasanku!" kata Baginda. Yahudi itu akhirnya dimasukkan ke dalam penjara untuk waktu yang lama sekali. Dan sejak itu, diharamkan orang bermain serta minum seperti binatang. Mereka yang melanggar larangan itu, pasti dihukum berat.


NOTE:

Mungkin sebagian inti kisahnya bisa sebagai sindiran analogi kehidupan berbangsa dan bertanah air di negeri kita tercinta ini... hehehe, untuk selalu semangat terus berusaha memperbaiki kualitas Indonesia Raya... Merdeka... Merdeka... Hiduplah Indonesia Raya...


Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano
http://www.wuryanano.com/

Monday, February 14, 2011

Memahami Makna SUKSES



Apakah SUKSES itu?


Definisi Sukses
(menurut saya) : memperoleh apa yang diinginkan, dapat mempertahankan apa yang dimiliki, mengalami peningkatan apa yang dicapai, selalu bersyukur, dan memberikan manfaat buat sesama.

  • Sukses Itu Produktif : apa yang diproduksi dan bagaimana memproduksinya?

  • Sukses Itu Usaha : apa yang diusahakan? Dan bagaimana mengusahakannya?

  • Sukses Itu Hasil : apa yang dihasilkan? Harta, Tahta, Kata dan Cinta?


Manusia Sukses, adalah Manusia Produktif, selalu bersyukur, dan mengusahakan untuk mendapatkan tanda-tandanya, yaitu: Harta, Tahta, Kata, dan Cinta.


Salam Luar Biasa Prima!


Wuryanano

Monday, January 17, 2011

Menguji Tingkat KETAJAMAN INTUISI


Indera Keenam atau Intuisi, sebenarnya merupakan kekuatan tersembunyi yang ada di dalam diri setiap orang. Setiap orang menyimpan kekuatan itu. Namun tidak banyak orang yang mau melakukan eksplorasi, sehingga Intuisi benar-benar menjadi aset berharga.


Intuisi biasanya diikuti dengan semacam perasaan yang kuat, yang tidak biasanya. Bisa berupa kegembiraan yang besar, atau perasaan tidak enak, atau rasa ingin marah yang sulit dijelaskan. Perasaan-perasaan ini sebenarnya tidak berada di dalam tubuh kita. Tubuh kita dirancang sedemikian rupa, sehingga peristiwa penting akan menghasilkan SENTAKAN yang memengaruhi denyut jantung, tekanan darah, dan nafas kita.
Perhatikan apa yang Anda rasakan ketika bahagia, cemas, atau stress. Apakah Anda merasa tenang, energi meningkat, atau telinga berdengung? Lebih sadar terhadap SENSASI TUBUH, membuat Anda akan lebih peka dengan pesan-pesan tubuh.


Seringkali bagian-bagian tubuh tertentu seperti perut, usus, atau punggung memberikan sinyal kuat. Oleh karena itu dalam bahasa Inggris, Intuisi juga disebut sebagai Gut Feeling.



Namun, tidak semua emosi itu intuisi. Kadang kita merasa sangat resah karena sesuatu hal yang mencemaskan. Misalnya, ketika akan bertemu seorang tokoh yang disegani, atau saat menghadapi wawancara kerja. Keresahan seperti ini murni merupakan gejala psikologis, karena kita terlalu khawatir suatu peristiwa yang akan terjadi menimpa kita.



Anda bisa mengembangkan intuisi lewat berhubungan dengan orang lain, serta mencoba memahami orang lain dari dalam, bukan dari sisi luarnya saja. Artinya mendengarkan pengalaman orang lain, berempati pada saat Anda secara tidak sadar merasakan apa yang mereka rasakan. Lalu cocokkan, apakah intuisi Anda dengan apa yang mereka rasakan, dan belajarlah dari situ.



Sebagian diantara kita pernah merasakan semacam firasat, dan biasanya ini sangat sulit diterima oleh akal sehat. Jika ini yang Anda alami, maka yang terjadi adalah KEKUATAN INTUISI, perasaan mendalam yang terdiri dari gabungan antara pengetahuan nyata, pengalaman di masa lalu, dan tamda-tanda lain yang mengendap di alam bawah sadar kita.



Untuk menguji Tingkat Ketajaman Intuisi Anda, cobalah menjawab beberapa pertanyaan berikut ini, dengan YA atau TIDAK.

  • Apakah Anda pernah bertindak mengikuti firasat, yang kemudian terbukti benar?
  • Apakah Anda pernah berdebat tentang suatu keputusan karena Anda merasa TAHU itu tidak benar?
  • Apakah Anda sadar dengan kesan-kesan pertama Anda?
  • Apakah Anda memeriksa dulu perasaan Anda, sebelum melakukan suatu tindakan baru?
  • Apakah Anda pernah bermimpi yang membantu Anda menyelesaikan suatu masalah?



NILAI ANDA:



  • 4 - 5 jawaban YA : Anda mempunyai Intuisi Tinggi. Tingkatkan pemakaian alam bawah sadar Anda, dan intuisi Anda akan semakin membaik dan kuat.

  • 2 - 3 jawaban YA : Mulailah beri perhatian pada semua cara Anda menerima kesan-kesan intuitif, dan kecerdasan intuisi Anda akan meningkat.

  • 0 - 1 jawaban YA : Saatnya untuk keluar dari pikiran logis Anda. Berikan perhatian pada firasat-firasat dan informasi-informasi lain yang Anda tangkap, atau yang Anda rasakan. Lalu lihat apa yang terjadi. Jangan kecewa atau berkecil hati jika Anda mendapatkan Nilai Rendah, karena sebenarnya kita semua bisa mengembangkan kekuatan intuisi kita.



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

http://www.wuryanano.com/

Sunday, January 16, 2011

Mengendalikan dan Memrogram Kembali Pikiran BAWAH SADAR


INTUISI muncul dari Pikiran Bawah Sadar, yang selalu aktif mengolah informasi dan menyajikan sinyal-sinyal tertentu bagi Anda. Pada saat-saat kritis, ia akan menjadi suara yang paling berwibawa, dan menentukan arah kehidupan Anda selanjutnya.

Setiap orang pasti pernah mengalami satu atau lebih, peristiwa yang mengguncangkan dan mengubah hidupnya. Entah itu berupa bencaran alam, kecelakaan, kehilangan pekerjaan, kesulitan finansial, krisis rumah tangga, perceraian, kematian pasangan hidup atau salah satu anggota keluarga, sakit parah berkepanjangan, dan atau berbagai krisis kehidupan lainnya. Ada yang berhasil bangkit dari krisis, dan menempuh hidup baru, tetapi tidak kurang pula yang menjadi terpuruk. Sebuah TITIK BALIK kehidupan bisa membuat seseorang menjadi benar-benar berbeda.

Dalam menghadapi krisis, seringkali kita merasa tidak berdaya. Kita merasa seakan tidak lagi memiliki kendali atas hidup kita. Padahal sesungguhnya kita harus berusaha untuk tidak menjadi korban atau bersikap reaktif maupun antisipatif terhadap perubahan itu. Kita HARUS MENJADI SUBYEK dari perubahan tersebut, dan MEMILIKI KENDALI PENUH atas apapun yang terjadi dalam kehidupan kita.

PERUBAHAN bukan sekedar perlu disikapi dan diantisipasi. Jika kita mau menengok pada KEKUATAN dalam diri kita, justru kita akan menemukan kenyataan, bahwa kita sanggup menciptakan perubahan dan mengelolanya. Kita memiliki POWER untuk menciptakan REALITAS BARU yang lebih baik bagi kehidupan kita. Kita dapat sepenuhnya MEMEGANG KENDALI atas perubahan.

Untuk menciptakan realitas baru tersebut, kita memerlukan PENGENDALIAN PIKIRAN BAWAH SADAR. Jika kita kehilangan pekerjaan, kita dapat menciptakan suatu bidang baru yang lebih menantang, lebih memberi arti, dan tentunya lebih memberikan jaminan kebebasan finansial yang kita impikan. Jika kita atau keluarga kita ada yang sakit parah, kita bisa menciptakan suasana atau kehidupan yang jauh lebih bermakna daripada sebelumnya, dan kita bisa mengenadlikan sakit itu. Kitalah yang sepenuhnya BERTANGGUNG JAWAB atas setiap peristiwa atau keadaan yang terjadi dalam kehidupan kita.

Dengan teknik relaksasi, visualisasi, dan afirmasi, kita dapat memulai suatu proses menanamkan tujuan atau realitas yang kita inginkan ke dalam pikiran bawah sadar kita. Proses ini akan memengaruhi alam bawah sadar kita mengenai REALITAS BARU yang kita inginkan, setelah kita mengalami musibah atau krisis. Proses inilah yang disebut dengan Pemrograman Kembali Pikiran Bawah Sadar (Subconcious Reprogramming).

Agar proses pemrograman bawah sadar dapat lebih efektif, diperlukan semacam emosi, atau perasaan yang MENYENANGKAN. Kita menambahkan emosi atau suasana hati ketika tujuan yang kita harapkan tercapai. Jika visualisasi menciptakan adegan atau gambaran seperti dalam film, maka menambahkan emosi itu seperti menambahkan soundtrack.

Jadi, selain kata afirmasi, kemudian gambaran visual, kita perlu menambahkan perasaan atau emosi yang menyertai gambaran tersebut. Selalu tambahkan perasaan atau emosi pada saat kita menciptakan gambaran visual tentang pencapaian tujuan, seakan-akan kita TELAH MENCAPAINYA.

Proses pemrograman bawah sadar untuk menciptakan realitas baru dalam kehidupan kita, harus dilakukan terus-menerus, sedikitnya 3 kali sehari, dan 20 menit setiap kalinya, sampai realitas yang kita harapkan itu MEWUJUD menjadi KENYATAAN. Hanya KEYAKINAN, yang tetap membuat kita disiplin, dan tidak berhenti, ketika keraguan dan keengganan mulai mengacaukan pikiran kita. Tetaplah berharap dengan penuh keyakinan.

Berikut ini contoh proses atau tata cara untuk memrogram kembali pikiran bawah sadar kita. Misalnya Anda sedang mengalami krisis atau musibah dalam hidup Anda, yaitu kehilangan pekerjaan. Anda tidak berdaya dan secara fisik sulit untuk mengatasi atau mengubah keadaan yang Anda hadapi itu. Sebelum Anda mulai melakukan tahap proses pemrograman kembali bawah sadar, Anda perlu MENENTUKAN terlebih dulu, REALITAS seperti apa yang Anda harapkan, secara jelas.

Misalnya, Anda menginginkan pekerjaan yang sesuai dengan potensi dan minat yang Anda miliki dengan penghasilan tinggi. Anda harus mengetahui secara persis, jenis pekerjaan dan perusahaan tempat bekerja yang Anda inginkan. Lakukanlah proses ini terus-menerus sampai apa yang Anda harapkan atau gambarkan secara mental dapat terjadi dalam dimensi nyata. Selanjutnya, carilah tempat nyaman untuk melakukan proses ini. Pilihlah tempat sunyi atau tidak banyak gangguan, seperti di dalam kamar, ruang kerja, atau bahwak di dalam kamar kecil. Anda harus berada dalam keadaan sangat rileks. Jika perlu, lakukan exercise ringan untuk melemaskan atau meregangkan otot-otot tubuh Anda.

Cobalah Anda lakukan tahapan proses seperti di bawah ini:

  • Duduk nyaman dan rileks. Pejamkan mata. Kalau perlu, nyalakan musik santai yang membuat kita rileks, dan semua beban pikiran kita terlepas.

  • Tarik nafas panjang dan dalam. Rasakan udara segar memasuki seluruh tubuh melalui lubang hidung. Secara perlahan, Anda memasuki kondisi gelombang otak Alpha, masuk ke dalam tempat kedamaian Anda. Nikmati keadaan ini beberapa menit.

  • Ucapkan dalam hati, afirmasi yang sudah Anda buat secara pribadi, sebagai gambaran positif denga waktu saat ini. Ucapkanlah, "Saya bekerja di perusahaan X sebagai ...... dengan penghasilan Rp...... setiap bulan."

  • Visualisasikan keadaan atau tujuan yang Anda harapkan tersebut dalam layar mental Anda. Bayangkan Anda sedang memimpin rapat. Bayangkanlah bahwa hal itu benar-benar terjadi. Bayangkan bahwa Anda telah mencapai tujuan yang Anda inginkan, saat ini juga Anda telah meraihnya. Gambarkan dengan jelas, sehingga Anda benar-benar dapat melihat diri Anda sendiri di dalam pikiran Anda.

  • Sambil membayangkannya, tambahkan SUASANA HATI atau perasaan positif yang Anda miliki ketika tujuan itu tercapai. Gunakan JANGKAR EMOSI Anda untuk membangun perasaan atau emosi tersebut. Ambil nafas panjang dan dalam, nikmati perasaan itu, nikmati gambaran visualisasi dan perasaan hati yang menyertai suasana tersebut.

  • Setelah itu hitunglah secara perlahan dari 5, 4, 3, 2, 1 ... sambil menarik nafas panjang dan dalam, untuk setiap hitungan.

  • Bukalah mata Anda. Jika proses itu terjadi kurang dari 20 menit, ulangi proses tersebut sebanyak beberapa kali, sampai mencapai sekitar 20 menit setiap prosesnya.


Sebaiknya Anda jangan terlalu cepat berharap sudah ada tanda-tanda perubahan, setelah Anda melakukan proses di atas hanya beberapa kali. Seperti halnya benih yang kita tanam, memerlukan waktu untuk bertunas dan tumbuh menjadi pohon besar dan rindang. Demikian pula benih yang kita tanamkan ke dalam pikiran bawah sadar kita, memerlukan proses dan waktu yang cukup untuk tumbuh mewujud menjadi realitas baru, sesuai yang kita harapkan. Lakukan saja terus dengan keyakian dan pengharapan secara ikhlas. Kita ibarat menanam pohon yang tidak mungkin tumbuh besar hanya dalam semalam.


Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano
http://www.wuryanano.com/

Thursday, January 13, 2011

Kekuatan INTUISI yang Menyembuhkan


INTUISI memiliki kekuatan untuk menyembuhkan. Intuisi berasal dari nurani terdalam, oleh karena itu intuisi mengandung kehendak murni untuk kebaikan diri Anda. Kehendak Murni tersebut merupakan Penyembuh Alami bagi masalah kesehatan Anda. Intuisi atau Indera Keenam, dapat menopang metode penyembuhan apa pun yang Anda lakukan. Keyakinan diri, sebagai buah dari kepercayaan terhadap intuisi, akan mempercepat proses kesembuhan yang Anda harapkan.

Intuisi ini tampil sebagai wawasan yang muncul di dalam pikiran, naluri atau instink, dan impian, dan merupakan suatu kebijakan batin (inner wisdom) yang melampaui hal-hal harafiah dan rasional. Dengan menghargai intuisi Anda, sebuah suara kecil di dalam diri semua orang yang bertanggung jawab atas kesejahteraannya; maka Anda akan tahu jika ada sesuatu yang TIDAK BERES dalam hidup Anda, sehingga Anda bisa mengoreksinya.

Ada LIMA LANGKAH, yang dapat mendatangkan rasa percaya diri dan memperbaharui kebahagiaan Anda, sebagai berikut:

  • Pilih Kepercayaan yang Menguatkan Hidup Anda. Sikap positif merangsang perkembangan yang juga positif. Sebaliknya, sikap negatif akan mengganggu dan merintangi pertumbuhan. Langkah paling penting adalah menghilangkan sikap-sikap yang membuat Anda tidak produktif, yang mungkin tidak Anda sadari. Jika Anda mencermati kepercayaan atau keyakinan Anda dan membuatnya berperan menguatkan hidup Anda, maka Anda akan menciptakan KESEJAHTERAAN OPTIMAL. Keyakinan atau kepercayaan Anda dapat memengaruhi NEUROCHEMICAL, dan tidak ada sistem organ yang terpisah dari pemikiran-pemikiran Anda.

  • Dengarkan Tubuh Anda. Tubuh Anda adalah penerima yang sensitif dan intuitif. Tubuh tidak hanya peka terhadap rangsangan fisik, namun juga emosional dan mental. Untuk mencapai kesehatan optimal, Anda harus mendengarkan tubuh Anda, dan mengambil tindakan berdasarkan apa yang dikatakannya kepada Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih sadar akan tanda-tanda peringatan awal, yang mampu memicu Anda melakukan sesuatu untuk mencegah penyakit, dan menghindari hubungan atau situasi yang tidak sehat.

  • Rasakan Energi Tubuh Anda. Tubuh kita bukan hanya tersusun dari daging dan darah, namun juga dari energi-energi yang lebih halus. Dalam pengobatan China, energi itu disebut CHI, kekuatan hidup kita yang vital. Bayangkan itu sebagai Kapsul Cahaya di sekitar tubuh Anda. Ini penting, karena energi yang dipancarkan orang lain juga mempunyai efek sangat besar pada kesehatan dan perasaan Anda. Perhatikan petunjuk intuitif ini: energi positif terasa membangkitkan semangat, membangkitkan perasaan kasih sayang, dan dorongan maju, sedangkan energi negatif terasa melelahkan, merendahkan, mengecam, dan mengancam.

  • Meminta Panduan Batin. Kita semua memiliki SUARA INTUITIF yang mengandung jawaban-jawaban tentang penyembuhan kita, namun karena pikiran kita terlalu sibuk dan berisik, maka suara-suara ini jadi kalah dan tenggelam. Oleh sebab itu penting untuk mendapatkan keheningan batin, misalnya dengan beribadah khusyuk, meditasi atau relaksasi, atau menghabiskan waktu sendirian di tempat tenang. Intuisi mungkin muncul sebagai naluri, firasat, suatu bentuk atau perasaan yang mencerahkan, seperti bola lampu yang mendadak dinyalakan. Belajarlah mempercayai pesan-pesan yang dikirim dari kebijakan batin Anda.

  • Perhatikan Mimpi-Mimpi Anda. Intuisi adalah bahasa dari Mimpi. Mimpi akan memberikan jawaban jika kita bertanya kepadanya. Anda akan kaget sendiri dengan saran kesehatan praktis yang diberikannya, baik secara spontan, maupun sesuai permintaan Anda. Berusahalah mengingat mimpi-mimpi Anda. Kunci untuk mengingat mimpi adalah dengan membuatnya menjadi menyenangkan. Sebelum berangkat tidur, ajukan pertanyaan khusus atau spesifik tentang sebuah masalah. Pagi berikutnya, segera tuliskan mimpi Anda semalam di buku catatan agar Anda tidak lupa. Jika Anda mendapatkan jawaban, coba terapkan. Jika belum mendapatkan jawaban, coba lagi setiap malam, sampai Anda memperoleh jawaban atas masalah Anda.


Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano

Sunday, January 9, 2011

Workshop SALES FORCES Asuransi JiwaSraya


Membuka Awal Tahun 2011 ini, saya diundang oleh PT. Asuransi JiwaSraya (Persero) agar memberikan Workshop untuk meningkatkan Motivasi dalam Meraih Target Penjualan Polis Asuransi, yang mana target tahun 2011 untuk Surabaya Regional Office adalah Rp.500 Milyar,-, wow... sebuah target yang luar biasa prima, Setengah Trilyun Rupiah, Rek! Workshop ini merupakan rangkaian acara memperingati Ulang Tahun JiwaSraya ke 151, pada 31 Desember 2010 lalu. Sungguh luar biasa prima, dalam usianya 151 tahun ini, JiwaSraya tetap eksis dan makin maju melesat bersaing dengan perusahaan asuransi lainnya.


Peserta Workshop lebih dari 150 orang pegawai JiwaSraya ini terdiri dari para Agen Asuransi maupun pegawai kantor yang mendukung kinerja para Agen. Workshop, yang menurut saya lebih tepat disebut Seminar Interaktif ini, saya beri judul: SUKSES MENJUAL - MENJUAL SUKSES. Workshop ini bertempat di Hotel Kartika Wijaya, Kota Wisata Batu, Jawa Timur, pada Sabtu, 8 Januari 2011.


Bagi saya, sebenarnya memberikan materi di JiwaSraya ini seperti sebuah Reuni Keluarga sendiri, karena saya pun dulu pernah menjadi Agen Asuransi JiwaSraya, pada tahun 1999 hanya selama 3 bulan... bulan pertama masuk jadi Agen, bulan kedua diangkat jadi Unit Manager, dan bulan ketiga mengundurkan diri... hahaha... itu karena saya masih banyak hal yang harus saya bereskan, berkaitan dengan perusahaan saya, yang sempat merugi hingga Milyaran rupiah pada saat Krisis Moneter tahun 1997-1998. Jadi sangat menyenangkan ketemu lagi dengan Keluarga JiwaSraya, dan bisa memberikan Motivasi untuk meningkatkan kinerja para Agen, agar penjualan polis asuransi semakin melonjak signifikan dan berhasil meraih Target sebesar Setengah Trilyun Rupiah!




Saya memulainya dengan mengajak peserta untuk mau melihat ke dalam dirinya sendiri dan mau serta mampu memahami diri sendiri lebih dulu. Kemudian saya memberikan panduan bahwa ada SEGITIGA SUKSES yang harus dikuasai, jika ingin menjadi Agen Asuransi yang Sukses Berprestasi dengan mencetak Rekor Penjualan Polis! SEGITIGA SUKSES yang saya maksudkan adalah: Komunikasi Internal - Komunikasi Eksternal - Pengetahuan Teknis. SEGITIGA SUKSES inilah yang harus dikuasai terlebih dulu, jika mau jadi Agen Asuransi yang Sukses. Komunikasi Internal merupakan SELF TALK yang mesti dipahami, agar setiap pribadi tahu potensi diri masing-masing, dan mau terus mengembangkannya untuk meraih sukses. Komunikasi Eksternal adalah bentuk RELATIONSHIP yang harus dibangun untuk memperbesar jaringan pertemanan, agar dengan demikian para Agen memperoleh banyak LEADS dan REFERENCE untuk memberikan penawaran Polis Asuransi. Dan, Pengetahuan Teknis adalah semua pengetahuan tentang perusahaan dan berbagai macam polis asuransinya, yang sangat penting dikuasai jika mau menjual polis asuransi. Inilah SEGITIGA SUKSES yang harus dikuasai oleh semua orang, untuk bisa sukses meraih target dalam hidupnya, dalam hal ini adalah Target Penjualan Polis Asuransi JiwaSraya.




Langkah berikutnya, saya paparkan Bagaimana Cara Menguasai Proses Penjualan di Setiap Tahapannya. Saya tunjukkan bahwa ada suatu PROSES PENJUALAN, yang terdiri dari beberapa tahap, yang mana setiap tahapnya harus bisa dikuasai oleh setiap Penjual, jika mau sukses! Berbagai ulasan di setiap tahapan proses penjualan, saya paparkan sejelas mungkin kepada para peserta seminar dengan berbagai contoh kongkrit-nyata, sehingga mereka semua memperoleh pencerahan dan motivasi yang luar biasa prima untuk meraih target pribadinya masing-masing dalam menjual polis asuransi. Beragam pertanyaan yang terlontar, menunjukkan betapa semangatnya mereka untuk sukses meraih target. Alhamdulillah, saya senang sekali melhat teman-teman di dalam JiwaSraya merasakan manfaat mengikuti workshop saya ini, dan menjadi bersemangat juang tinggi untuk benar-benar sukses meraih target! Never Give Up!



Bersama Surabaya Regional Manager, Bapak Eddy Sutanto

Selamat Ulang Tahun JiwaSraya ke 151. Kebersamaan Menjadikan JiwaSraya Lebih Maju, Lebih Baik Dan Lebih Kokoh Melintas Jaman. MARI BERASURANSI.


Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Friday, January 7, 2011

INDERA KEENAM Tidak Identik dengan Kemampuan Melihat Makhluk Halus


Indera Keenam sering diasosiasikan dengan dunia supranatural, misalnya sebagai kemampuan melihat makhluk halus. Padahal indera keenam atau intuisi ini mencakup dimensi yang sangat luas. Indera keenam bisa melihat masa depan, atau apa yang bakal menimpa kelak. Indera keenam juga merupakan jembatan bagi hubungan batin yang kuat, misalnya antara sepasang kekasih, atau orang tua dengan anaknya. Walaupun banyak sisi kesamaannya, indera keenam dan dunia supranatural memiliki cakupan dimensi yang berbeda.

Indera Keenam atau Intuisi merupakan sumber kebijaksanaan yang bisa diandalkan dalam hidup kita. Intuisi dapat berupa pemikiran, sebuah bayangan, mimpi, suatu emosi atau sensasi fisik. Tetapi sebagian dari kita mungkin tidak mengenali tanda-tanda INTUITIF, karena tidak tahu apa itu intuisi.

Pemikiran, bayangan, mimpi, suatu emosi atau sensasi fisik sesaat, merupakan gejala yang tidak dapat dikendalikan oleh rasionalitas kita. Terpacunya kelenjar adrenalin karena nyaris menabrak sesuatu ketika sedang menyetir mobil, itu memiliki penjelasan logis dari sisi fisik dan psikologis. Namun, jika TIBA-TIBA jantung Anda terpacu TANPA SEBAB, mungkin saja itu gambaran dari intuisi Anda.

Kemampuan berhubungan dengan dunia gaib atau dunia roh, memang merupakan salah satu dari kekayaan indera keenam. Ada orang-orang tertentu yang memang diberi penglhatan untuk bisa menangkap bentuk makhluk halus, bahkan mereka bisa berdialog.

Namun, kemampuan berhubungan dengan dunia roh, tidak dimiliki oleh setiap orang.Selain kesiapan mental emosional, diperlukan juga kematangan psikologis (banyak orang ketakutan, terkencing-kencing ketika melihat sosok makhluk halus). Kemampuan khusus melihat dunia roh, biasanya diimbangi dengan sikap empati, dan sikap menghargai pelaku-pelaku dalam dunia roh. Orang yang TERLALU RASIONAL dan yang cenderung UNDER-ESTIMATED terhadap dunia roh, kebanyakan tidak memiliki karunia untuk menyaksikan keajaiban dalam dunia roh.

Memiliki indera keenam, memungkinkan kita melhat sesuatu yang bakal terjadi di masa depan, atau mengetahui apa yang telah terjadi dalam ruang yang terpisahkan jarak. Intuisi atau indera keenam pada diri seseorang, akan membantunya membuat keputusan sulit, atau menuntun diri agar terhindar dari bahaya, dengan memunculkan bayangan-bayangan di dalam pikiran.

Jika Anda sedang bepergian, dan tiba-tiba kehilangan arah perjalanan, dan Anda lupa tidak membawa kompas, maka Anda akan mengandalkan intuisi untuk mencari arah yang benar. Jadi, INTUISI merupakan sesuatu yang alami, yang dapat menuntun kita dalam kehidupan.

Tetapi dalam kehidupan modern, intuisi sering disamakan dengan kemampuan supranatural, dan biasanya DIABAIKAN karena tidak berdasarkan pemikiran logis, tidak didukung bukti-bukti, dan langsung pada kesimpulan. Jika apa yang dirasakan oleh intuisi ternyata benar-benar terjadi, itu sering dianggap hanya KEBETULAN. Sebenarnya intuisi juga didukung dengan bukti-bukti, namun sudah diendapkan ke alam pikiran bawah sadar. Oleh karena itu, jika kita mengumpulkan bukti-bukti, kekuatan intuisi kita juga akan meningkat.

Egoisme dunia rasional telah menolak kebenaran yang muncul dari intuisi. Padahal, dalam banyak hal, kekuatan intuisi atau indera keenam merupakan sesuatu yang LEBIH AKURAT, dalam peramalan maupun pendeteksian sesuatu yang telah terjadi. Pengambilan keputusan secara intuitif berdasarkan indera keenam yang tajam, akan jauh lebih menghasilkan keuntungan positif, daripada pengambilan keputusan rasional, yang ironisnya... sering tidak realistik!


Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano

Saturday, June 5, 2010

Tamu Anggota DPD HIPKI Jawa Tengah


Pada Jum'at, 4 Juni 2010, pk.13:00, Saya kedatangan tamu rombongan dari DPD HIPKI (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia) Jawa Tengah sebanyak 70 orang, yang ingin melakukan Studi Banding Bisnis ke SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus. Rombongan ini adalah para pelaku dan penyelenggara bisnis, khususnya di sektor bisnis pelatihan dan pendidikan kursus.



Istri Saya Semangat Berbagi Pengalaman Bisnis

Sebagai Entrepreneur Campus, tentu saja SWASTIKA PRIMA menerima dengan senang hati kedatangan tamu rombongan dari Jawa Tengah ini. Namun mengingat pada hari yang sama, SWASTIKA PRIMA juga sedang menggelar acara Pameran UKM bersama Pemkot Surabaya di Convention Hall Plasa Tunjungan 3 lantai 6, maka para tamu ini tidak bisa kami terima di Kampus SWASTIKA PRIMA, melainkan di Ruang Seminar Khusus di Area Pameran UKM tersebut.


Saya lagi Sharing Pengalaman Bisnis

Sebagai Owner dan Pimpinan SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus, tentunya saya senang menerima tamu yang sangat antusias untuk sharing pengalaman berbisnis ini. Saya berdua dengan istri berbagi pengalaman.Tanya jawab seputar dunia pendidikan profesi dan bisnis berlangsung "gayeng" penuh kekeluargaan. Sebagian besar bertanya tentang bagaimana awal mula mendirikan Kampus Pendidikan Profesi berbasis Entrepreneurship, dan bagaimana cara mengelolanya sehingga semakin maju, mengingat ketatnya persaingan dunia pendidikan terutama persaingan dengan Pendidikan Tinggi Universitas. Pertanyaan lainnya seputar hebohnya Bisnis Kue CUPBOL -Sensasi Baru Ditendang Kue- yang menghebohkan dunia kuliner negeri ini, mengingat CUPBOL baru saja di-launching pada Januari 2010, kok sudah banyak sekali masyarakat yang menjadi Mitra CUPBOL... sudah ada hampir SERATUS MITRA CUPBOL... Luar Biasa Prima!


Buku Saya untuk Ketua Rombongan HIPKI Jawa Tengah

Lebih oke lagi adalah, sebagian besar dari mereka juga berminat dan membeli Buku Keempat saya: MENGAPA DOA SAYA SELALU DIKABULKAN. Menurut mereka, buku saya ini memang spektakuler dan bisa dipakai acuan untuk TAKE ACTION dalam meraih KEBERHASILAN dan KEBAHAGIAAN HIDUP. InsyaAllah!


Tanda Tangan Buku MENGAPA DOA SAYA SELALU DIKABULKAN


Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano
http://www.swastikaprima.ac.id/

Sunday, May 2, 2010

Mengunjungi Sang GURU Inspiratif...


Sebagai pelaku bisnis, saya selalu berusaha untuk mencari GURU-GURU yang bisa mengispirasi dan memotivasi saya agar selalu on the track di dalam menjalankan bisnis-bisnis saya. GURU saya ini tidak ada satu pun yang ketemunya di dalam ruang seminar, meskipun saya juga sering menghadiri berbagai seminar bisnis. Kalau yang ketemunya di dalam acara seminar, saya cukup menyebutnya sebagai pembicara publik, motivator, provokator, coach atau trainer... bukan GURU.



Nah, pada Sabtu, 1 Mei 2010, siang hari, saya dan istri bersilaturahmi dengan GURU saya ini di kantor beliau, yaitu di Universitas NAROTAMA Surabaya. Beliau adalah Bapak H.R. Djoko Soemadijo, SH, REKTOR sekaligus Founder dan Owner Universitas yang mendapat sebutan sebagai Total Quality University ini, dan termasuk salah satu Universitas di Indonesia yang sudah menerapkan e-Campus berbasis teknologi informasi, dan istrinya, Ibu Ir. Hj. Rr. Iswachyu Daniarti, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Pawiyatan Gita Patria yang menaungi Universitas NAROTAMA. Beliau berdua adalah orang-orang berkualitas tinggi namun low profile, rendah hati, meskipun memiliki pengetahuan, kekayaan dan aset yang besarnya Luar Biasa Prima! Beliau berdua menerima saya dan istri saya dengan penuh kehangatan dan keramahan. Kami semua bernostalgia dengan penuh semangat kegembiraan.




Saat saya baru mendirikan Lembaga Pendidikan Profesi SWASTIKA PRIMA Community College pada tahun 2000 silam, Bapak REKTOR Universitas NAROTAMA inilah yang memberikan motivasi dan bimbingan, bagaimana cara mengelola lembaga pendidikan secara benar dan jujur, tidak hanya memikirkan keuntungan belaka. Ini beliau tekankan, mengingat ada lembaga pendidikan yang kelihatan hanya bertujuan mengeruk keuntungan belaka dengan melakukan penipuan dan pembodohan masyarakat, dengan jalan menyebut lembaga pendidikannya tidak sesuai dengan perijinan awalnya, misalnya menyebut lembaga pendidikannya sebagai Politeknik namun aslinya ternyata BUKAN Politeknik beneran yang diijinkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional.


Beliau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta) Pusat maupun Wakil Ketua APTISI Wilayah VII Jawa Timur, sangat menyayangkan sikap pemilik lembaga pendidikan yang melakukan promosi penipuan pendidikan semacam itu... Bukan Politeknik, namun berpromosi memakai atribut Politeknik, dengan tujuan mengeruk keuntungan belaka dari masyarakat yang tidak paham model pendidikan. Sungguh sangat memprihatinkan!


Beliau menyatakan SALUT kepada SWASTIKA PRIMA, yang menggunakan sistem pendidikan model Community College, berbasis Entrepreneurship, dan Profesionalisme... yang mendidik siswa peserta programnya untuk menjadi Entrepreneur / Pengusaha atau menjadi Eksekutif Profesional Perusahaan. Inilah yang seharusnya dilihat dan dipahami oleh masyarakat, yang menginginkan anak-anak mereka melanjutkan pendidikan selepas dari bangku SMA / SMK / MA. Ada pilihan pendidikan siap kerja dan siap jadi pengusaha, yaitu di SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus, yang menerapkan model pendidikan Community College seperti model pendidikan yang ada di Amerika Serikat.


Obrolan kami terus berlanjut mengenai belum adanya REGULASI yang jelas dari pemerintah negeri ini tentang pendidikan. Beliau juga menyoroti budi pekerti dan moralitas tinggi yang masih belum menunjukkan peningkatannya di dunia pendidikan negeri ini. Yah, termasuk penyalahgunaan istilah pendidikan tinggi seperti Politeknik, yang dipakai secara gelap oleh pemilik lembaga pendidikan tanpa ijin resmi dari Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan Nasional. Untuk itu, pemerintah semestinya tegas terhadap pelaku pendidikan agar tidak ada penyalahgunaan istilah pendidikan tinggi yang menipu masyarakat. Tentang moralitas tinggi ini juga belum begitu kelihatan di kalangan birokrasi pendidikan, masih harus disadari secara bersama, bahwa mengelola dunia pendidikan harus punya moralitas tinggi yang didasari oleh rasa IKHLAS dan KOMITMEN.


Waw... kalau ditulis semuanya, obrolan kami bernostalgia ini mungkin bisa menjadi satu buku tebal ratusan halaman. Banyak sekali inspirasi saya peroleh dari obrolan dengan GURU saya ini, Bapak Djoko dan istri beliau, Ibu Yayuk. Tidak terasa sudah hampir 3 jam, kami berbincang-bincang penuh semangat dan inspirasi untuk melangkah lebih baik dan semakin baik di kedepannya nanti. Terima kasih Bapak REKTOR beserta Ibu, yang telah berkenan menerima silaturahmi muridmu ini. Semoga silaturahmi kita selalu memperoleh rahmat dan berkah dari ALLAH SWT. Amiin...


Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano

Sunday, April 18, 2010

Dari MINUS Menuju PLUS-PLUS...


SABTU, 17 April 2010, bertempat di Ballroom Gedung Pasca Sarjana, Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS), saya berbagi semangat inspirasi kewirausahaan dengan para mahasiswa ITS. Acara yang dimotori oleh mahasiswa Fakultas Teknologi Industri ini mengusung tema: Dari MINUS Menuju PLUS-PLUS. Sebuah tema yang disodorkan ke saya untuk saya bedah, dengan tujuan bisa menginspirasi dan mengerakkan para mahasiswa bagaimana bisa segera memulai bisnis sendiri sejak masih kuliah, dan tidak berharap kerja ikut perusahaan orang lain setelah mereka lulus jadi sarjana. Acara seminar kewirausahaan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Industri ITS.



Untuk menjadi Entrepreneur, terlebih dahulu harus mengenali MENTAL BLOCK yang ada di dalam diri sendiri. Oleh karena itu, Jiwa dan Sikap Entrepreneur harus dimunculkan untuk menggantikan Mental Block misalnya seperti ini:


  • Ketidakpastian : dunia wirausaha memang sarat dengan ketidakpastian.


  • Keraguan: ragu dan bimbang untuk memulai usaha.


  • Ketakutan: rasa takut dianggap remeh, dicemooh atau dianggap angin lalu oleh orang lain, termasuk rasa malu menawarkan produk atau jasa bisnisnya.


  • Kegagalan: muncul bayang-bayang gagal berbisnis.


  • Comfort Zone: terbiasa hidup berkecukupan di dalam keluarga yang sudah mapan, dan kaya raya.


Mental Block seperti di atas itulah yang harus di-replace dengan Jiwa dan Sikap Entrepreneur, yang merupakan kebalikan dari Mental Block tersebut.


Sebenarnya untuk memulai bisnis sendiri sangatlah mudah. Namun yang membuat seseorang sulit memulai membuka usaha sendiri adalah adanya MENTAL BLOCK tersebut, dan itu butuh kemauan kuat dari diri sendiri untuk menghilangkan atau menggantikan Mental Block itu dengan menggunakan kekuatan imajinasi membayangkan kebalikannya yang positif, sehingga meresap ke dalam hati sanubarinya. "Imajinasi itu lebih kuat daripada ilmu pengetahuan," demikian kata Albert Einstein.




Ada juga pemikiran yang sepintas kelihatan positif, namun sebenarnya menghambat jalan untuk memulai bisnis sendiri. Pemikiran itu adalah menganggap bahwa semuanya harus terlihat sempurna lebih dulu, baru bisa memulai membuka bisnis. Inilah pemikiran yang kelihatan positif tapi justru menghambat langkah untuk berbisnis. Tidak ada yang bisa sempurna 100% di muka bumi ini. Untuk memulai bisnis, yaa lakukan saja sambil terus memikirkan upaya-upaya secara cerdas, agar bisnis itu bisa semakin berkembang dan menguntungkan. Paling penting adalah bagaimana sikap Anda saat memulai bisnis.


Jadi intinya adalah, jika sudah ada keinginan untuk memulai bisnis, maka langsung TAKE ACTION saja sambil berpikir untuk menjadikan bisnis Anda semakin maju pesat. Bukan sebaliknya, berpikir tiada henti tentang cara-cara memulai bisnis yang sempurna, akhirnya justru tidak pernah memulai langkah membuka bisnis. Pikirkan saja bagaimana langkah awal memulai bisnis, dan langsung lakukan saja sambil terus membenahi langkah-langkah Anda di dalam bisnis yang Anda lakukan itu. Theodore Roosevelt pernah berkata, " Kerjakan apa saja yang Anda bisa, dengan apa yang Anda miliki, dan dimana pun Anda berada."


So... Guys, ingatlah wejangan motivator dunia, Napoleon Hill, "Suatu usaha baru menunjukkan hasil, jika seseorang tidak mau berhenti." Bahkan ditambahkan oleh pendiri IBM, Tom J. Watson, "Cara cepat untuk meraih sukses adalah dengan berusaha terus, dan belajar dari kesalahan."




Ayoo... Generasi Muda...! Singsingkan lengan bajumu, dan segeralah memulai bisnis sendiri. Negeri ini masih sangat butuh banyak Entrepreneur untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa tercinta ini. Negeri ini butuh jutaan entrepreneur baru, yang bisa berperan meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara. Maju Terus Entrepreneur Indonesia...!!!




Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Saturday, April 10, 2010

Motivasi ENTREPRENEURSHIP Istri Pejabat Pemprov Jawa Timur


Pada Jum'at, 9 April 2010, saya berdua dengan istri memenuhi Undangan dari Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur, Dra. Ny. Hj. Purmiasih Rasiyo, MM... untuk memberikan pencerahan Motivasi Kewirausahaan buat para istri pejabat di lingkungan Pemprov Jatim ini. Undangan ini juga berkaitan dengan serah terima kepengurusan dari Pengurus Dharma Wanita Persatuan Masa Bhakti 2004 - 2009 kepada Pengurus Dharma Wanita Persatuan Masa Bhakti 2009 - 2014, yang dilantik dan diresmikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.



Acara ini bertempat di Ruang Rapat Bhinaloka Adhikara, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, dan dihadiri oleh 150 orang istri dari para Pejabat Pemprov Jatim. Tema yang diangkat oleh Dharma Wanita Persatuan ini adalah: "Membangun Kemandirian melalui Pemanfaatan Potensi Diri Wanita untuk Berwirausaha." Sebuah tema yang menyiratkan semangat kemandirian sosok wanita, yang ingin membantu suami dan keluarganya dalam hal menambah income dengan menjadi seorang Entrepreneur... sekaligus menyambut Hari Kartini.


Setelah segala acara seremonial berkaitan dengan kepengurusan Dharma Wanita Persatuan sudah selesai, maka tiba saatnya sesi motivasi kewirausahaan. Diawali oleh istri saya, Christine Wuryanano, yang dengan antusias memberikan uraian perjalanan bisnisnya, mulai awal hingga saat ini... yang selalu meminta restu dan ridho suaminya terlebih dahulu, agar bisnisnya selalu lancar dan berkah... dan sang suaminya itu adalah saya sendiri, Wuryanano... hehehe...


Christine Wuryanano memantapkan, bahwa sebagai istri memang sudah seharusnya selalu meminta ijin suami terlebih dahulu, jika mau memulai bisnis. Karena ridho suami itu sama artinya dengan ridho dari ALLAH, dan surga seorang istri kan memang berada di bawah telapak suaminya, demikian Christine menjelaskan inti dan hikmah bisnis.



Dia juga memberikan contoh sebuah bisnis yang baru saja dilakoninya bersama dengan suami, yaitu bisnis di bidang kuliner, dengan membuat varian baru kue camilan yang saya beri nama CUPBOL, dengan tagline Sensasi Baru Ditendang Kue... Kue Untuk Semua Bangsa. Tagline ini menjelaskan betapa dahsyatnya rasa nikmat kue CUPBOL (dibaca dalam bahasa Indonesia, Red), sehingga diibaratkan sangat NENDANG FULL, sulit diucapkan dengan kata-kata, bagaimana rasa nikmatnya. Dan kue ini juga disukai orang dari luar negeri ini, alias disukai oleh warga negara lain... sehingga CUPBOL memang kue yang bisa dinikmati oleh semua bangsa di dunia ini.


Setelah istri saya membuka sesi motivasi kewirausahaan ini dengan begitu passion dan mengobrak-abrik zona kenyamanan yang ada di dalam pikiran para istri pejabat ini, maka giliran saya lebih memantapkan bagaimana cara memulai berwirausaha dan membentuk sikap mental yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Entrepreneur Sejati. Saya mengetengahkan topik: BERBISNIS MULIA SUKSES BAHAGIA. Tujuan saya tentu saja agar para istri pejabat ini tetap bisa berlaku sebagai istri sholeha yang selalu setia mendukung suaminya, meskipun sudah memiliki bisnis sendiri yang berpotensi menjadi besar.



Saya tunjukkan kepada ibu-ibu ini, bahwa paling utama harus dimiliki setiap orang jika mau memulai bisnis sendiri adalah Mental Entrepreneurship yang akan membentuk Sikap Entrepreneur Sejati. Modal Uang bisa menyusul belakangan. Apalagi buat para ibu istri pejabat ini, soal modal uang bukanlah suatu kendala berarti... Benar apa betul...? hahaha....



Hal utama yang bisa memotivasi seorang istri pejabat untuk memulai bisnis itu apa? demikian saya bertanya kepada para ibu ini. Alasan motivasi utama inilah yang nanti bisa memicu jiwa entrepreneur seorang istri pejabat. Karena jika tidak punya alasan utama yang mampu menjadi motivasi entrepreneurship, maka sangatlah sulit untuk menjadi seorang entrepreneur, apalagi jika sang suami punya posisi sangat mapan, strategis, dan masih lama masa pensiunnya... dijamin nggak akan jadi entrepreneur deh si ibu... hehehe...


Saya berikan 3 alasan umum, yang membuat seorang istri mau terjun ke dunia wirausaha dengan membuka usaha sendiri, yaitu:


  • Ingin Refreshing dari Tugas Rumah Tangga.
  • Ingin Menambah Income Rumah Tanga.
  • Ingin Memiliki Bisnis Sendiri.

Pada umumnya, seorang istri mempunyai alasan seperti tersebut di atas, untuk motivasi diri memulai suatu bisnis sendiri dan menjadi Pewirausaha atau Entrepreneur. Poin penting di sini adalah harus ada alasan yang bisa menggerakkan dirinya menjadi seorang entrepreneur. Apa pun alasannya, yang penting alasan itu bisa memicu jiwa entrepreneurship di dalam diri nya.


Ada satu alasan lagi yang saya ungkapkan, yaitu jika sang suami mendekati masa pensiun, maka pilihan istri membuka bisnis sendiri mulai saat ini adalah sangat tepat dan bijak. Meskipun tidak ada kata terlambat memulai bisnis setelah pensiun, namun alangkah lebih baik jika sudah memiliki bisnis selagi suami masih duduk di posisi jabatan sekarang.


Ibu-ibu istri pejabat ini memang hebat. Sepanjang uraian materi mulai istri saya sampai saya juga selesai mem-presentasikan motivasi entrepreneurship, mereka semua selalu terlihat antusias menyimak. Ini menunjukkan bahwa materi itu sangat cocok dengan keinginan mereka, dan berarti pula bahwa yang bicara di depan mereka ini, orangnya sangat menyenangkan dan membangkitkan semangat membara di dalam diri mereka... hehehe...


Pada saat sesi tanya jawab, sebagian menanyakan soal manajemen bisnis, dan mengelola modal bisnis, juga soal mencari pegawai yang cocok, dan marketing. Dan, sebagian lagi menanyakan bagaimana bisa membangun keluarga harmonis sejahtera seperti keluarga saya, serta strategi terbaik dalam merencanakan keuangan keluarga. Waw... hahaha, pertanyaan ibu-ibu ini makin meluas saja, namun semuanya saya jawab dengan memuaskan serta sangat menginspirasi untuk mereka lakukan seperti jawaban saya, begitu kata para ibu ini. Alhamdulillah.


Semoga ibu-ibu istri pejabat ini bisa menjadi Entrepreneur Sejati, yang tetap mendukung karir sang suami, dan ada harapan saya, yaitu mereka ini memotivasi masing-masing suaminya untuk segera terjun menjadi Entrepreneur sebelum masa pensiunnya, kalau perlu bisa total jadi Entrepreneur, dan mengundurkan diri dari jabatannya maupun dari status pegawai negeri sipil.




Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Monday, April 5, 2010

Mencapai TUJUAN Anda...?


Apapun yang ingin Anda capai dalam kehidupan ini sesungguhnya bisa Anda wujudkan, hanya dengan menyadari pola perilaku yang membentuk dasar kehidupan Anda. Kesadaran yang saya maksud adalah memperhatikan segalanya. Anda perlu menyadari dampak dari kata-kata yang Anda gunakan, pemikiran Anda, maupun gambaran yang ada di dalam kepala Anda. Selain itu, sadari juga label yang Anda sematkan pada orang lain, penilaian Anda terhadap orang lain. Melalui pengembangan kesadaran diri ini, Anda akan mampu mencegah pemikiran yang menghalangi pencapaian tujuan.


Pikiran Anda menggerakkan hidup Anda, serta memiliki potensi untuk membantu Anda atau menghambat Anda dalam mencapai kebahagiaan hidup. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan pola pikir yang memungkinkan Anda tetap berpandangan sehat dan realistis terhadap kehidupan. Cobalah untuk selalu mencari aspek positif dalam setiap situasi yang Anda hadapi. Anda akan terkejut mendapati bahwa Anda mampu melakukan sesuatu yang Anda pikir sebelumnya tidak mampu Anda lakukan. Biasanya, ketakutan terhadap kegagalan yang menghambat kita.


Mempercayai pikiran sendiri sangatlah penting, tetapi pola pikir yang merusak, yang telah menjadi kebiasaan akan mempengaruhi kualitas hidup Anda. Cobalah lihat POLA PIKIR MERUSAK seperti berikut ini:



  • Menyingkirkan Hal Positif: saya tidak pantas untuk sukses, saya bukan keturunan orang kaya.

  • Menonjolkan Hal Negatif: saya tidak pernah bisa bangkit sukses, kegagalan ini memang takdir saya selamanya.

  • Rasa Marah Berlebihan: jika saya tidak berhasil meraih tujuan ini, berarti saya tidak akan pernah mencapai tujuan apapun.

  • Menganggap Ditakdirkan Buruk: setiap kemunduran yang saya alami, selalu membuat kehancuran tak terelakkan.

  • Cenderung Berangan-angan: seandainya keadaannya berbeda, mungkin semuanya akan baik-baik saja.

  • Sejarah Negatif Pasti Berulang: kalau pernah gagal sekali, pasti dikedepannya nanti akan terjadi kegagalan lagi.


Dengan memahami cara kerja pikiran Anda dalam menyimpan dan mengakses informasi, maka Anda dapat memanfaatkan kekuatan pikiran Anda yang sejatinya memang berkekuatan SUPER ini, untuk mencapai kebahagiaan hidup seperti keinginan Anda. Oleh karena itu, Anda harus memahami respons terkondisi dalam hidup Anda. Sejak lahir, bahkan sejak di dalam kandungan ibu Anda, hingga sekarang ini, pastilah Anda menerima pengaruh dari lingkungan hidup Anda, mulai dari orang tua Anda, keluarga, teman bermain, teman kerja, guru, media masa, cerita sinetron, dan masih banyak pegaruh lainnya lagi. Semua pengaruh ini berperan dalam pembentukan jati diri Anda. Cobalah bertanya kepada diri Anda sendiri, bagaimana Anda menjadi seperti sekarang ini.


Kebanyakan orang menggunakan kisah masa lalu mereka sebagai alasan untuk mengulangi hasil serupa, yang dulu juga mereka peroleh. Jika kisah masa lalu itu tentang kesuksesan, hal itu bagus saja karena makin membangkitkan semangat meraih SUKSES. Namun jika kisah masa lalu itu mengenai kegagalan dan keterpurukan hidup, maka hal negatif semacam ini justru akan membuat mereka makin mengalami keterpurukan mental, yang pasti berakibat KEGAGALAN.


GAGAL di masa lalu, TIDAK BERARTI Anda akan gagal di MASA DEPAN. Anda tidak perlu menyimpan pola perilaku negatif yang berulang-ulang. Bukan berarti Anda harus menghapus kenangan penting di masa lalu. Anda hanya perlu memikirkan hal-hal yang menghambat kemajuan Anda, kemudian belajar dari pengalaman itu, dan mengambil langkah positif untuk membuat pilihan berbeda yang tentunya jauh lebih baik untuk mencapai TUJUAN Anda.


Penting selalu dipahami, bahwa Anda membutuhkan RENCANA untuk mencapai TUJUAN. Sudah disepakati bahwa TIDAK ADA SUKSES TANPA PERENCANAAN. Titik Awal dan Titik Akhir TUJUAN yang Anda rencanakan, akan menentukan RUTE KESUKSESAN. Jika Anda mengenali Tujuan Anda, maka Anda akan mencapainya!


"Peluang dilewatkan oleh orang-orang, karena peluang terbungkus seluruhnya dan tampak seperti pekerjaan," demikian kata Thomas A. Edison.



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Friday, March 26, 2010

Menggedor PINTU MENTAL WIRAUSAHA di ITATS


Pada Kamis, 25 Maret 2010, saya memberikan Pembekalan untuk 200 Calon Wisudawan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), yang akan di wisuda pada Sabtu, 27 Maret 2010. Pembekalan Wisuda ke 42 ITATS ini bertempat di Gedung Pusat ITATS A-409, Ruang Teleconference, dan mengambil tema: Menjadi Eksekutif Muda yang Sukses atau Menjadi Pengusaha Muda yang Kaya Luar Biasa Prima. Melihat tema pembekalannya, para lulusan sarjana ini dibekali 2 macam pilihan untuk memilih jalur karirnya, yaitu jadi Eksekutif Profesional atau jadi Pengusaha. Tentu saja saya memberikan pembekalan bagaimana jadi seorang Entrepreneur Sejati dengan topik: Successful Entrepreneur Spirit. Harapan saya, para lulusan sarjana ini nantinya benar-benar bisa menjadi pengusaha muda yang kaya luar biasa prima setelah melaksanakan materi pembekalan dari saya... Satu poin menarik dari tema pembekalan ini adalah ditulisnya tagline dari SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus di dalam kalimat temanya, yaitu: Luar Biasa Prima!


Berhadapan dengan mahasiswa yang baru saja lulus dan hendak diwisuda memang cukup unik, sebagian ada yang terlihat serius mendengarkan uraian materi, ada yang menulis-nulis, ada yang santai saja, ada yang terkesan cuek bebek, ada yang ngobrol sendiri, dan ada yang kelihatan melamun... hahaha... pokoknya komplit deh segala sifat dan sikap yang muncul di permukaan pribadi masing-masing calon wisuda sarjana ini. Mungkin sifat dan sikap yang terlihat ini bisa jadi perlambang kehidupan akan kemana mereka nanti setelah diwisuda.


Saya memulainya dengan menunjukkan Video Profil Diri Saya, berisi cerita singkat kehidupan saya sejak lahir sampai sekarang ini, yang tidak pernah mengalami kesusahan hidup di dalam keluarga orang tua saya... dan saya selalu hidup dalam kebahagiaan bersama keluarga besar saya. Kisah kehidupan saya ini sangat beda dengan sebagian besar pembicara publik dan motivator, yang selalu mengedepankan cerita awal kehidupannya bersusah-payah dengan keterpurukan ekonominya, serta kemiskinan keluarganya... dan akhirnya dengan semangat bangkit meraih kesuksesan dan berhasil jadi orang sukses... hahaha...


Kadang saya geli juga dengan kisah-kisah semacam itu, karena bisa saya katakan berdasarkan pengalaman saya menghadiri berbagai macam seminar dengan berbagai macam pembicara, selalu saja diawali dengan kisah hidupnya yang pahit, sengsara, penuh lika-liku perjuangan untuk bertahan hidup, dan akhirnya bangkit dengan kesuksesan. Mungkin ada 99,99% pembicara publik dan motivator yang selalu berkisah sedih di awal dan bangkit sukses seperti itu... hehehe... kok bisa sama ya kisahnya?


Kisah hidup saya yang selalu dalam kebahagiaan sejak lahir ke dunia ini, memang saya tayangkan untuk menginspirasi bahwa pengaruh kehidupan orang tua kita, yang didalamnya termasuk sifat dan sikap orang tua kita akan turut membentuk karakter diri kita di masa depan nanti. Ini perlu diperhatikan oleh semua peserta seminar saya, karena jika mereka sudah berkeluarga, maka sifat dan sikap mereka juga harus sudah mereka bentuk dan tetapkan sejak awal, bagaimana membina keluarga yang bahagia secara lahir maupun batin. Jika saat ini ada peserta seminar saya yang berasal dari keluarga kurang bahagia, maka mereka harus memulainya dari diri mereka sendiri untuk keluarga mereka di masa depan nanti agar nanti turun-temurun menciptakan keluarga bahagia sejati.


Itulah poin utama tayangan Video Profil Diri Saya, yang menunjukkan kebahagiaan saya sejak lahir sampai saat ini, dan berbahagia selalu di sepanjang masa, serta menyebarkan kebahagiaan kepada semua orang agar mereka juga selalu berbahagia dalam kehidupannya. Pelajaran Penting disini adalah, BAHAGIA ITU BERGANTUNG PADA MENTALITAS DIRI SENDIRI. Ada banyak orang yang pada saat dilahirkan, mereka berada di dalam keluarga bahagia, namun dalam perjalanan hidupnya sendiri, ternyata mereka menjadi orang yang tidak merasakan kebahagiaan hidup! Bahkan cukup banyak kasus kecanduan narkoba dan bunuh diri karena tidak merasakan bahagia ini. Jadi bahagia memang bergantung sepenuhnya pada diri Anda sendiri. Apa yang Anda cari dalam kehidupan, selain dari kebahagiaan sejati?


Demikian halnya dengan dunia kewirausahaan atau entrepreneurship, mental kewirausahaan juga sangat bergantung pada diri Anda sendiri. Saya selaku Pembicara Motivasi Kewirausahaan dan Mindset Navigator, hanya sekedar mencoba membuka pemikiran dan wawasan Anda, serta mencoba "menggedor pintu mental wirausaha" yang saya yakin setiap orang pasti sudah memilikinya. Saya hanya "menggedor pintunya"... mau membuka atau tidak mau membuka pintunya? Semua itu bergantung sepenuhnya pada pemilik pintu mental ini, yaitu Anda sendiri, dalam hal ini adalah lulusan sarjana calon wisudawan ITATS.


Selamat WISUDA, semoga Anda semua tidak menambah jumlah pengangguran di negeri ini, namun sanggup bangkit secara mandiri sebagai Entrepreneur Sejati dengan menciptakan banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkannya. Hidup Entrepreneur Indonesia!



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Sunday, March 14, 2010

Workshop: Personality Development Plus for Guru


SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus kembali menggelar Pelatihan untuk para Guru SMA, SMK, dan MA se Jawa Timur secara GRATIS, sebagai bentuk komitmen pengabdian melalui dunia pendidikan dalam rangka Program CSR (Corporate Social Responsibility). Hadir sekitar 350 orang Guru dari berbagai kota di Jawa Timur. Pelatihan ini menampilkan dua sosok yang tidak asing lagi, yaitu: Pertama, Irwan Widiatmoko atau dikenal dengan sebutan Mr. SGM (Super Genius Memory), seorang Pemegang Rekor Pertama Daya Ingat MURI, dan Penulis Buku Laris SUPER GREAT MEMORY, dan Direktur Brain's Power Indonesia. Lalu Pembicara Kedua adalah Christine Wuryanano, seorang Motivator Prestasi dan Wanita Pengusaha dengan berbagai macam usaha.




Workshop Personality Development Plus ini dibuka oleh Director SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus, Mr. WURYANANO, yang juga seorang Pengusaha, Motivator dan Inspirator Entrepreneurship, Business Coach, dan Penulis Buku Laris Nasional.

Sambutan Director SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus


Pembicara Pertama, Mr. SGM, memberikan materi tentang Metode Meningkatkan Daya Ingat Jangka Panjang, dengan cara memberdayakan kekuatan otak belahan kanan yang memang berfungsi untuk daya ingat jangka panjang atau 'long term memory'. Melalui teknik merangkai cerita lucu dan ekstrim pada suatu materi yang hendak dihafalkan, ternyata sangat efektif untuk bisa diingat dalam waktu lama. Otak kanan memang punya kemampuan untuk daya imajinasi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk membuat dan merangkai cerita apa pun yang dikaitkan dengan bahan hafalan, bertujuan agar materi yang hendak dihafal itu mudah diterima dan disimpan di otak dalam jangka waktu lama sehingga tidak mudah dilupakan. Menurut Mr. SGM, semakin lucu dan semakin ekstrim ceritanya, maka semakin lama pula daya ingat kita pada materi hafalan itu.

Mr. SGM Sedang Melatih Para Guru



Mr. SGM Menerima Penghargaan dari Director SWASTIKA PRIMA


Pembicara Kedua, Christine Wuryanano, membawakan tema: Becoming A Star in Anything You Do, melatih para Guru agar bisa menjadi bintang dalam setiap hal yang dilakukannya, sehingga mereka bisa menjadi teladan positif bagi para anak didiknya di sekolah masing-masing, maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Sebagai Pelatih Pengembangan Diri, Christine mengajak para Guru untuk berlatih memperbaiki bahasa tubuh, cara berbicara, tatapan mata, cara berjalan, cara duduk, cara berjabat tangan, dan cara berkomunikasi secara lebih baik. Hal-hal seperti itulah akan membuat seseorang bisa memancarkan 'sorot bintang' dari dalam dirinya, sehingga orang lain yang berhubungan dengannya akan merasakan kebanggaan, dan rasa bangga kepada Guru ini penting bagi siswa-siswi anak didik nya. "Anak didik akan semakin berprestasi dalam studinya, jika mereka merasa bangga kepada para Guru nya", kata Christine menjelaskan.





Ms. Christine Wuryanano Sedang Melatih Para Guru


Workshop ini dilaksanakan pada SABTU, 13 Maret 2010, di Atrium Pasar Buku Indonesia Cerdas (PBIC) Kapas Krampung Plaza Surabaya dimulai pk.09:00 sampai pk.17:00, berlangsung sangat interaktif. Keikutsertaan secara penuh dari para Guru peserta membuat suasana workshop begitu ceria menyenangkan dan membuat semangat semua orang di Atrium PBIC tersebut, yang juga turut larut dengan kegembiraan para Guru peserta workshop.



Semoga dunia pendidikan di negeri ini semakin membaik dan menyenangkan bagi para anak didik maupun para Guru nya, sehingga prestasi demi prestasi yang membanggakan akan selalu digulirkan. SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus pasti selalu berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan / workshop bagi para Guru, demi peningkatan dan pengembangan sumberdaya manusia Indonesia seutuhnya. InsyaAllah semua pelatihan / workshop untuk para Guru ini bisa selalu kami selenggarakan secara GRATIS dan setiap peserta juga memperoleh banyak sekali hadiah dari para sponsor pendukung acara, serta uang saku untuk bantuan transportasi dari Director SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus.



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

http://wuryanano.blogspot.com/