Selamat Datang di Blog WURYANANO

Silakan Anda membaca Artikel di Blog ini dengan rileks, tidak perlu terburu-buru. Banyak Artikel menarik dan bermanfaat buat peningkatan kualitas hidup Anda.

Silakan Anda menuliskan komentar atau pendapat di masing-masing Artikel yang telah Anda baca. Pendapat Anda akan semakin menambah perspektif bagi kita semua.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Saya ini. Terima kasih sudah mau berbagi lewat komentar atau pendapat Anda di sini.


NOTES:

Blogspot Saya ini SUDAH TIDAK AKTIF sejak 5 Desember 2012. Tulisan Saya tentang Berita Kampus SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College menerima Kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebagai penutup untuk Blogspot ini. Untuk membaca TULISAN Saya, Anda dapat mengunjungi Blog Saya di PORTAL BISNIS INDONESIA.

Friday, June 27, 2008

MEDITASI Pemusatan & Distribusi ENERGI PANAS


Sebelum melakukan teknik meditasi ini, saya harap, Anda sudah menguasai Teknik Relaksasi-Pernafasan dan Teknik Meditasi Pembersihan Aura, sebelum Anda melanjutkan latihan meditasi untuk memusatkan dan mendistribusikan energi panas, yang saya uraikan tahapannya seperti di bawah ini. Manfaat dari melakukan Meditasi Pemusatan dan Distribusi Energi Panas ini sangat besar, untuk kebaikan Anda maupun untuk membantu orang lain...khususnya untuk kesehatan tubuh dan jiwa.


Sebaiknya Anda benar-benar serius saat melakukan meditasi ini, semuanya demi kebaikan diri Anda sendiri. Jika Anda tidak serius melakukannya, itu akan sia-sia saja, hanya mebuang waktu secara percuma. Baiklah, saya mulai ajaran meditasi seperti uraian di bawah ini.



  • Duduklah di atas kursi atau bersila di lantai, atau terserah dimana saja tempatnya; yang penting buatlah diri Anda nyaman saat berada di tempat pilihan Anda. Aturlah posisi tulang belakang Anda tegak lurus sampai kepala. Letakkan kedua tangan Anda sedemikian rupa di depan dada dengan kedua telapak tangan saling menempel rapat di depan ulu hati Anda, usahakan otot-otot lengan Anda dalam keadaan kendur, rileks. Rasakanlah seluruh otot tubuh Anda dalam keadaan kendur, rileks semua; dalam keadaan istirahat.

  • Sekarang pusatkan pikiran, perhatian, dan perasaan Anda pada kedua telapak tangan Anda. Rasakan adanya suatu hawa panas di kedua telapak tangan yang menempel. Lalu biarkan kedua mata Anda menutup dengan perlahan-lahan secara otomatis. Anda jangan menutup mata dengan cepat dan dipaksakan, tetapi biarkanlah mata Anda menutup dengan rileks, hayatilah itu.

  • Sesudah kelopak mata Anda tertutup, koreksilah posisi duduk Anda; tulang belakang Anda harus tetap tegak lurus, sehingga mulai kepala, leher sampai tulang ekor Anda dalam keadaan lurus. Seluruh otot tubuh Anda juga harus dalam keadaan rileks dan nyaman. Usahakanlah tetap di posisi ini dan jangan bergerak-gerak lagi. Meskipun seandainya Anda merasakan "nyeri" atau "kesemutan" pada bagian-bagian tubuh Anda, abaikan saja. Perhatian Anda jangan sampai beralih ke hal-hal yang dirasakan mengganggu ini. Tetaplah dalam posisi dan kondisi Anda.

  • Kemudian pusatkan perhatian Anda ke telapak tangan, tetapi mata Anda jangan ikut melirik ke telapak tangan; biarkan kedua mata Anda rileks, hanya perasaan Anda saja ditujukan ke telapak tangan. Rasakanlah masuk dan keluar udara nafas Anda. Biarkanlah nafas berjalan secara alami, jangan diatur-atur dulu. Biarkanlah nafas masuk dan keluar lewat hidung, sampai tidak terasa jalannya pernafasan itu; semua perhatian dan perasaan tertuju pada hidung Anda.

  • Setelah Anda terbiasa dengan masuk dan keluar nafas ini secara alami; langkah berikutnya mulailah Anda mengatur nafas Anda dengan "teknik pernafasan gabungan". Lakukanlah hal ini sampai Anda terbiasa sehingga pernafasan gabungan ini menjadi bekerja secara alami.

  • Sekarang rasakanlah adanya suatu proses perputaran hawa energi. Rasakanlah getaran atau tenaga dari luar yang masuk ke dalam tubuh Anda lewat jalan nafas di hidung. Kemudian rasakan getaran atau tenaga yang sudah masuk itu berputar-putar di dalam tubuh Anda, masuk ke setiap bagian organ tubuh Anda – rasakanlah itu. Rasakanlah bahwa tenaga atau getaran itu masuk ke dalam paru-paru, jantung, hati, ginjal, lambung, pancreas, usus, sumsum tulang Anda, ke dalam otot – daging, otak, semua panca indera dan segenap bagian dari organ tubuh Anda. Rasakanlah secara bertahap dan jangan terburu-buru, hayatilah dan ikutilah perjalanan tenaga atau getaran itu dengan tenang dan rasakan sampai Anda mendapatkan suatu perasaan puas, lega sekali.

  • Kemudian dengan segenap perasaan, emosi dan kekuatan imajinasi, arahkanlah jalan energi getaran itu ke setiap organ tubuh Anda dengan benar-benar yakin. Anda boleh mengarahkan jalan energi itu masuk meresap ke dalam organ-organ tubuh yang dikehendaki. Dan yang sekiranya menurut Anda perlu mendapatkan energi lebih banyak, Anda bisa mengalirkan energi ke organ tubuh itu lebih banyak juga. Selama proses mengalirkan energi ini, Anda tetap harus yakin dengan segenap perasaan, emosi dan kekuatan imajinasi Anda.

  • Setelah menurut Anda sudah cukup mengalirkan energi di setiap organ tubuh; sekarang rasakanlah keluarnya getaran atau tenaga itu menembus pelan-pelan ke luar tubuh Anda lewat kedua telapak tangan Anda yang saling menempel. Rasakanlah ada hawa panas berkumpul di kedua telapak tangan Anda. Kedua telapak tangan Anda harus tetap saling menempel rapat, jangan dilepaskan. Biarkan energi panas tersebut terpusat di kedua telapak tangan Anda.

  • Sekarang rasakan seluruh hawa energi panas sudah terpusat di kedua telapak tangan Anda. Kumpulkan dan pusatkan terus hawa panas itu di kedua telapak tangan Anda, sampai Anda merasakan bahwa itu sudah cukup bagi Anda. Setelah itu sebarkan atau distribusikan hawa panas tersebut secara perlahan-lahan ke seluruh tubuh Anda; dimulai dari telapak tangan terus ke lengan bawah, naik ke lengan atas, ke pundak lalu menyebar ke kepala dan ke dada, punggung, terus ke bawah sampai tulang ekor, pusar Anda, lalu merayap ke paha, betis Anda dan telapak kaki. Alirkan energi panas tersebut ke seluruh bagian tubuh Anda, sampai Anda merasakan hawa energi panas itu menyebar secara merata di seluruh tubuh Anda; dan Anda benar-benar merasakan kalau tubuh Anda begitu panas, panas yang sangat nyaman dirasakan. Perasaan panas yang bisa membuat tubuh Anda lebih baik, lebih sehat dan kuat. Ulangi lagi proses seperti di atas beberapa kali sampai Anda benar-benar merasakan kepuasan dan kelegaan.

  • Pada kondisi posisi akhir ini, rasakan dan lihatlah di dalam imajinasi Anda; tubuh Anda merah membara, panas memancar dari tubuh Anda laksana sinar matahari pagi yang indah, menyehatkan dan mendamaikan. Biarkan kondisi seperti ini beberapa lama, sampai Anda merasakan kepuasan yang melegakan.

  • Kemudian, rasakanlah seluruh tubuh Anda kembali bertenaga penuh seperti sedia kala. Rasakanlah kesegaran tubuh Anda kembali. Sadarilah diri Anda berada di dalam ruangan semula. Setelah seluruh tubuh Anda bertenaga dan merasa segar kembali seperti keadaan sebelum Anda melakukan meditasi, dan Anda juga sudah sadar sedang berada di dalam ruangan Anda sendiri; bukalah perlahan-lahan mata Anda. Latihan Anda sudah selesai.


CATATAN:

Lakukan teknik latihan ini dengan kemauan dan keyakinan tinggi. Pahami benar cara-caranya seperti yang diuraikan di atas. Kalau Anda merasakan diri Anda bertambah berat, itu bagus. Jika tidakpun tidak masalah, jangan dipikirkan. Hal penting adalah Anda melakukan teknik latihan ini dengan sungguh-sungguh dengan kemauan kuat.


Energi panas yang Anda rasakan adalah suatu energi yang berdaya guna tinggi; ini adalah hasil aktivasi organ-organ tubuh yang memang bertugas untuk itu dan berinteraksi dengan energi dari alam semesta. Pada akhirnya Anda bisa memanfaatkan energi panas ini bukan hanya untuk diri Anda, melainkan juga bisa Anda gunakan untuk membantu orang lain yang memerlukannya, misalnya untuk meningkatkan kesehatan tubuh mereka. Lakukanlah latihan 2 ini sampai Anda benar-benar bisa menghayatinya, kemudian juga bisa mengendalikan pendistribusian atau penyebaran energi panas ini.



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

4 comments:

Cihuy said...

Halo, mas. Salam kenal. Saya cuma lagi blog walking mau meninggalkan jejak... Semoga sukses bukunya ya!!

purwanto89 said...

Wah....
Sudah lama tidak berkunjung ke blognya pak Nano, eeeee.... malah dapet ilmu meditasi. Pak Nano ini Bisnis lancar Spiritual juga jalan....lengkap deh. Sukses ya Pak....

www.purwanto89.blogspot.com

MazRantO said...

Saya sangat senang dapat info tentang cara meditasi pak nano..banyak cara meditasi yang saya pelajari,sepertinya meditasi pak nano mirip meditasi ala tibet,atau yang disebut reiki..apa benar prediksi saya?,sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terimakasih

Wuryanano said...

Dear MazRanto,

Terima kasih. Saya belum pernah belajar Reiki, ataupun ilmu sejenis dari manca negara.

Tulisan meditasi di blog saya ini, semata-mata ajaran meditasi dari leluhur saya, kakek moyang saya... dan berguru pada guru-guru asli tradisional Indonesia... yang saya create ulang agar lebih mudah dipahami oleh banyak orang, dan tidak perlu pengawasan pelatih atau guru.

Semoga bermanfaat. Nuwun.