Selamat Datang di Blog WURYANANO

Silakan Anda membaca Artikel di Blog ini dengan rileks, tidak perlu terburu-buru. Banyak Artikel menarik dan bermanfaat buat peningkatan kualitas hidup Anda.

Silakan Anda menuliskan komentar atau pendapat di masing-masing Artikel yang telah Anda baca. Pendapat Anda akan semakin menambah perspektif bagi kita semua.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Saya ini. Terima kasih sudah mau berbagi lewat komentar atau pendapat Anda di sini.


NOTES:

Blogspot Saya ini SUDAH TIDAK AKTIF sejak 5 Desember 2012. Tulisan Saya tentang Berita Kampus SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College menerima Kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebagai penutup untuk Blogspot ini. Untuk membaca TULISAN Saya, Anda dapat mengunjungi Blog Saya di PORTAL BISNIS INDONESIA.

Thursday, June 12, 2008

Based On BUSINESS NETWORK...Ataukah...Based On BUSINESS COMMUNITY


Dear All,


Kalau mau sukses dalam bisnis, Anda harus mempunyai "networking" atau "jejaring kerja", atau boleh juga disebut relasi bisnis, baik relasi sebagai partner bisnis maupun relasi sebagai konsumen bisnis Anda. Memang sebenarnya demikian adanya. Anda tidaklah mungkin bisa membesarkan bisnis Anda, jika Anda tidak mampu membuat, membina, dan mengembangkan jejaring kerja atau "networking" bagi bisnis Anda itu.


Belakangan ini ada satu fenomena menarik berkaitan dengan "jejaring kerja" ini. Munculnya berbagai Komunitas Wirausaha di negeri ini sebenarnya sangat menggembirakan. Karena hal ini bisa dianggap sebagai semakin banyaknya para pebisnis baru muncul di belantara wirausaha Indonesia ini. Tentu saja sungguh patut diacungi "empat jempol"...hehehe...


Secara makna harfiah, Komunitas Wirausaha ini semestinya beranggotakan para Pewirausaha atau Entrepreneur. Tetapi dalam kenyataannya, yang menjadi anggota bukan hanya para Entrepreneur, melainkan juga para Calon Entrepreneur. Tentu saja hal ini bukanlah suatu masalah, bahkan ini justru bisa berdampak sangat baik bagi para Calon Entrepreneur yang menjadi anggota Komunitas Wirausaha ini...karena dengan menjadi anggota Komunitas ini, maka para Calon Entrepreneur ini diharapkan bisa banyak belajar dari mereka yang telah menjadi Entrepreneur, dan bisa semakin bersemangat tinggi untuk mewujudkan impiannya menjadi Entrepreneur sejati.


Tetapi berkaitan dengan istilah "networking" ini, menurut saya ada yang bias dalam kenyataannya. Sebagian orang menganggap bahwa membentuk Komunitas Wirausaha atau menjadi anggota Komunitas Wirausaha, berarti mereka ini sudah menganggap dirinya telah membentuk "business network"...buat mengembangkan bisnisnya.


Dan, mereka yang cerdik bisa memanfaatkan keanggotaannya di Komunitas ini untuk benar-benar meraih keuntungan dalam mengembangkan bisnisnya sendiri. Mereka yang cerdik ini lebih memanfaatkan anggota lainnya untuk turut serta mengembangkan bisnisnya. Biasanya anggota yang masih "hijau" langsung saja akan menjadi partner-partner bisnis dari para anggota yang lebih "matang". Hal ini sah-sah saja, sepanjang itu berdasarkan pada kesepakatan yang jujur diantara kedua belah pihak, apalagi jika ada Nota Kesepahaman yang ditanda-tangani kedua belah pihak secara win-win solution...


Akan tetapi, menurut hemat saya, sesungguhnya ada perbedaan mendasar diantara dua istilah ini, "NETWORK atau Jejaring Kerja, dan COMMUNITY atau Komunitas". Memang, sepintas hal ini kelihatannya sama...bahwa komunitas bisnis itu kan juga sebagai jejaring kerja, dan sebaliknya, jejaring kerja itu juga bisa dibuat sebagai komunitas bisnis.


Pengertian BUSINESS NETWORK tentu saja jauh lebih luas daripada BUSINESS COMMUNITY. Membangun Business Network juga lebih sulit dibandingkan membuat Business Community. Kekuatan Business Network juga jauh lebih kuat daripada Business Community. Oleh karena itu, Busines Network bisa lebih memperngaruhi kekuatan bisnis Anda di masa depan daripada Business Community, dan biasanya justru berada di luar Business Community.


Berkaitan dengan judul artikel ini, Based On BUSINESS NETWORK...Ataukah...Based On BUSINESS COMMUNITY, sebenarnya saya ingin mengajak Anda untuk berpikir mengenai keberadaan bisnis Anda sendiri. Apakah bisnis Anda itu bergantung pada "business network", ataukah bisnis Anda tersebut bergantung pada keberadaan "business community"?


Saya hanya ingin mengingatkan Anda saja, bahwa jika bisnis Anda bergantung pada keberadaan suatu Komunitas Wirausaha atau Komunitas Bisnis, sebesar apapun komunitas itu...maka Anda harus menyiapkan cadangan energi lebih besar lagi, jika suatu saat Anda tidak lagi merasa cocok dengan komunitas tersebut, apalagi jika Anda sampai tidak cocok dengan "founder" komunitas itu. Akhirnya, Anda akan memulai dari awal lagi, jika sampai terjadi hal demikian...karena tentu saja Anda akan dianggap angin lalu saja, jika Anda sudah tidak cocok lagi di sana...dan itu pasti berpengaruh besar pada bisnis Anda, karena bisnis Anda berbasis pada komunitas.


Sangat berbeda jika bisnis Anda sudah berbasis pada jejaring kerja atau "business network". Karena jika Anda sudah membangun jejaring kerja untuk bisnis Anda, maka yang ada hanyalah konsep win-win solution, berdasarkan kesepakatan bisnis secara terbuka, dimanapun Anda membangun jejaring kerja ini. Dan, ini tidak ada hubungannya dengan komunitas beserta "founder" nya. Sehingga jika terjadi sesuatu ketidakcocokan Anda di komunitas bisnis yang Anda ikuti maupun dengan "founder", maka bisnis Anda tidak akan terpengaruh sama sekali. Bisnis Anda tetap saja berkembang tanpa ada pengaruh dari keberadaan komunitas, karena bisnis Anda berbasis pada "business network" murni.


Saya sendiri pun mendirikan Komunitas Bisnis di UKM Jawa Timur, dan Komunitas Pengusaha Jawa Timur. Saya membentuk Komunitas ini semata-mata ingin membantu para pengusaha maupun calon pengusaha agar bisa lebih berkembang dalam usahanya, dan memberikan berbagai informasi yang mendukung mental entrepreneurship mereka. Disamping itu, tentu saja bisa sebagai ajang bersilaturahim diantara para anggotanya.


Bisnis saya sendiri tidak ada kaitannya sama sekali dengan Komunitas yang saya bentuk ini. Jejaring kerja atau "business network" saya semuanya berada di luar Komunitas ini...dan itu sudah terbentuk puluhan tahun yang lalu, jauh sebelum Komunitas Bisnis ini saya dirikan. Komunitas ini saya dirikan sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat saja. Saya tidak mencari keuntungan sama sekali dari terbentuknya Komunitas ini. Saya tidak butuh sumbangan uang dari para anggota untuk mem-back-up keberadaan Komunitas. Karena Komunitas Bisnis yang saya dirikan ini sudah di-back-up penuh oleh The Wuryanano Foundation...di bawah naungan PT. SWASTIKA PRIMA INTERNATIONAL.


Saya pun terbuka kepada para anggota komunitas ini, siapa pun boleh masuk dan keluar secara baik-baik...dan tentu saja jika anggota bersikap tidak baik, pasti saya keluarkan dari komunitas. Dan, saya juga tidak berharap para anggota komunitas ini bergantung pada keberadaan komunitas untuk menunjang bisnisnya.


Komunitas ini saya bentuk untuk ajang silaturahmi, berbagi pengalaman bisnis, dan memberikan informasi seputar dunia wirausaha, khususnya di Jawa Timur. Dengan demikian diharapkan, para anggota komunitas bisa lebih mengembangkan diri dan bisnisnya di luar Komunitas ini. Sehingga bisnisnya tidak bergantung pada keberadaan Komunitas.


Semoga tulisan saya ini, bisa membuka wawasan Anda dalam mengembangkan bisnis Anda sendiri. Tetapi sepenuhnya tetap bergantung pada pilihan Anda sendiri. Apakah Anda menggantungkan bisnis Anda pada Komunitas Bisnis yang Anda ikuti, ataukah Anda mau membangun Jejaring Bisnis secara bebas untuk kelangengan bisnis Anda? Silakan pilih sendiri.



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

4 comments:

Adib M said...

Jadi ada pencerahan nih mas..., memang pada akhirnya komunitas (business community) hanya berisi orang-2 yang memang mempunyai base produk massal, berkomunitas tujuannya untuk dagang. Sedikit sekali orang-orang yang benar-benar mau menebarkan entrepreneurship.

Sama saja seperti di sekolahan-2 entrepreneur, pedagang berubah menjadi pengajar yang ujung-ujungnya ngajar sambil dagangan, heh heh heh.

Tidak salah sih mas, tapi ujung-ujungnya hanya menghasilkan entrepreneur karbitan....heh heh heh.

Mending memperkuat business networking ya mas..., namun alhamdulillah saya berkenalan dengan mas dari komunitas, karena saya belum mampu menjadi partner bisnisnya mas.

Salam luar biasa Prima....

supermoms said...

AsskumWrWb PAk Nano
Gimana caranya bisa ngikuti Lelang Disperindag?
Mohon pencerahan

MAtur nuwun telah berkunjung ke BCI & SuperMoms

Zainal Abidin said...

Salam LUAR BIASA PRIMA.

Saya punya banyak ide yang menurut saya sangat mungkin untuk direalisasikan. Akan tetapi tidak ada orang yang mendorong saya untuk bisa segera malakukannya pak, sehingga saat ini ide-ide yang ada masih berupa wacana yang terus melayang.

Bagaimana sih pak mencari seorang mentor? Banyak di lingkungan kerja orang yang sukses dengan bisnisnya, akan tetapi saya sedikit "pekewuh" kalau mau ngobrol dengan mereka, karena mereka bos-bos saya hehehe..

Terima kasih pak Nano.

Salam sukses pak,
Zainal Abidin

http://justze.wordpress.com/

maspoedjo said...

Tulisannya bagus sekali
Bahan pelajaran untuk tambaha mutu pengetahuan
Selamat dan sukses selalu
Buat maswuryanano