Selamat Datang di Blog WURYANANO

Silakan Anda membaca Artikel di Blog ini dengan rileks, tidak perlu terburu-buru. Banyak Artikel menarik dan bermanfaat buat peningkatan kualitas hidup Anda.

Silakan Anda menuliskan komentar atau pendapat di masing-masing Artikel yang telah Anda baca. Pendapat Anda akan semakin menambah perspektif bagi kita semua.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Saya ini. Terima kasih sudah mau berbagi lewat komentar atau pendapat Anda di sini.


NOTES:

Blogspot Saya ini SUDAH TIDAK AKTIF sejak 5 Desember 2012. Tulisan Saya tentang Berita Kampus SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College menerima Kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebagai penutup untuk Blogspot ini. Untuk membaca TULISAN Saya, Anda dapat mengunjungi Blog Saya di PORTAL BISNIS INDONESIA.

Monday, June 11, 2007

BELAJAR "MATEMATIKA SEDEKAH" DARI USTAD YUSUF MANSUR...

USTAD YUSUF MANSUR & WURYANANO

Di usianya yang tergolong muda, kelahiran 19 Desember 1976, jadi usianya baru 30-an tahun pada 2007 ini, sosok Ustad ini memang layak untuk dipanggil Ustad atau Guru dalam ilmu Islam. Ya, inilah Ustad Yusuf Mansur, masih muda usia, tetapi "pamor" dirinya sudah menasional, bahkan mungkin sudah "go international".

Saya memang baru mengenal dia, pada saat ikut ke dalam kelompok atau majelis taklim binaannya. Dan, di Surabaya katanya baru pertama kali digelar majelis taklim binaannya ini. Dan, beruntung saya bisa ikut hadir di sana. Pada saat itu, Ustad Yusuf Mansur memberikan uraian menarik mengenai "Shodaqoh" atau "Sedekah".

Meskipun saya sudah tahu mengenai Keagungan Al-Qur'an, yang memberikan gambaran kepada kita, bahwa dengan sedekah ini, kita bisa memperoleh ampunan Allah, menghapus dosa, dan menutup kesalahan serta keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah, juga bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah. Tetapi, dengan penjelasan sederhana tentang potensi kekuatan sedekah oleh Ustad Yusuf Mansur ini; benar-benar semakin membuka "mata-hati" saya, dan selama ini ternyata saya telah rugi besar, berkaitan dengan sedekah ini.

Ustad Yusuf Mansur memberikan ilustrasi yang sangat mudah dan "gamblang", bagaimana sebenarnya sistem sedekah ini bekerja. Ini sungguh luar biasa prima. Dengan tetap bergaya selayaknya "anak muda", maka ustad ini menunjukkan sekaligus mengingatkan ke setiap orang yang hadir, bahwa Allah sendiri telah menjanjikan, jika manusia mau bersedekah, maka Allah pasti akan menggantinya dengan jumlah minimal 10 (sepuluh) kali lipat. Dan, ini ada dasar hukumnya, yaitu tertulis di dalam Al-Qur'an Surat: 6, Ayat: 160, dimana Allah menjanjikan balasan 10 x lipat bagi mereka yang mau berbuat baik. Bahkan di dalam Al-Qur'an Surat: 2, Ayat: 261, Allah menjanjikan balasan sampai 700 x lipat.

Menurut ustad muda ini, dengan berpedoman pada Al-Qur'an tersebut, maka kita bisa membuat "hitung-hitungan" matematika, yang disebutnya sebagai MATEMATIKA DASAR SEDEKAH. Nah, inilah yang luar biasa prima itu. Matematika sedekah ini, sungguh sangat berbeda dengan ilmu matematika yang dulu pernah kita pelajari di sekolah...benar-benar berbeda.

Dia memberikan ilustrasinya sebagai berikut:

10 - 1 = 9 ... ini ilmu matematika yang biasa kita terima di sekolah dulu.

Tetapi ilmu Matematika Sedekah adalah sebagai berikut:

10 - 1 = 19 ... ini menggunakan dasar, bahwa Allah membalas 10 x lipat pemberian kita.

Sehingga kalau dilanjutkan, maka akan ketemu ilustrasi seperti berikut ini:

10 - 2 = 28

10 - 3 = 37

10 - 4 = 46

10 - 5 = 55

10 - 6 = 64

10 - 7 = 73

10 - 8 = 82

10 - 9 = 91

10 - 10 = 100


Nah, sungguh menarik bukan? Lihatlah hasil akhirnya. Kita tinggal mengalikan dengan angka 10, berapa pun yang kita sedekah kan atau kita berikan dengan ikhlas kepada orang lain yang membutuhkan bantuan kita. Ingatlah, balasan 10 x lipat dari Allah itu adalah balasan minimal. Dan, kita pakai balasan dari Allah yang minimal saja sebagai acuan berhitung, yaitu 10 x lipat, tidak usah berhitung yang 700 x lipat...nanti terlalu wah... Oleh karena itu, saya merasa rugi besar jika saya hanya mengeluarkan sedekah dengan jumlah minimal. Semakin banyak bersedekah, maka pasti semakin banyak penggantiannya dari Allah SWT. Tinggal kita yang mau membuka mata, bahwa pengembalian dari Allah itu bentuknya apa? Bukalah "mata hati" kita, selalu lah berpikir positif kepada Allah. Bukankah Allah berfirman, "Aku adalah sebagaimana yang diprasangkakan hamba-Ku kepada-Ku". Oleh karena itu, selalu lah berprasangka baik kepada Allah, maka Allah akan dengan serta merta menunjukkan KeMaha Kebaikan-Nya kepada kita. Allah pasti membalas kebaikan kita dengan balasan yang PAS, yang setimpal dengan amal perbuatan kita.

Salam Luar Biasa Prima!

7 comments:

Angga said...

ass wr wb
bagus banget masukannya...saya sangat setuju..
kalo makan buah durian saja, kita ga mungkin makan semua nya...pasti kulit nya dan bijinya kita buang...
sama dengan rezeki yg kita dapat, kita bukannya memberi, tapi emang itu bukan HAK kita...sama dengan kulit dan biji durian itu..

salam fUUUntastic
Angga
(angga_arch@yahoo.com)

Tono said...

Ya,

ini sama seperti cara sel berkembang.

dengan membelah diri

semakin banyak belahannya, bukannya semakin sedikit, tapi malah semakin
banyak.

MAHA BESAR ALLAH.

Tono
(sulartono@gmail.com)

Syamsul said...

Fuuuntastic
Ini merupakan hitungan yang sangat luar biasa yang belum pernah dipikrkan selama ini. Kalau setiap orang sadar akan hitungan ini, saya yakin, setiap orang akan beramai-rami untuk bersedekah.

Wassalam,
Syamsul
wsyakinah.blogspot.com

Anonymous said...

I just wondering...

why should we figure out smthing that's God had given to us...
even as God never count smthing out how much we take a breath, how much we drink the fresh water freely, and a lot of thing that U and I had enjoy it freely...
and please keep this in our mind, we have nothing here. It's all about God's kindness that we have.
so when u have to give it back, why should u get mind...? cos God can give and take it back from u so easily. It's just about the time, there's a time to come and there's a time to go. everything has a time.
Just thanks to God He still keep you alive, keep you wife, your son, your daughter, your parents even your grandchildren. God feed you and your family, so whats a matter if it you share with other just a little piece of your bread or rice or your money... it's wont deduct what you've got... cos they will pray for you to get more than you can give it to them.
in other words, when you have more, you will give them more, so they will pray for you to get more, so they can get more, and you never feel the lacked.

Best Regard,
ubewonk

Sy@rief1108 said...

ass wr wb
saya sangat setuju,, mudah2an semua warga indonesia khususnya sadar akan itu,,
dan mari kita bersedekah bersama
maha besar Allah

Anonymous said...

Salam

thanks atas artikel ini. dan akan segera sy amalkan.

adishrdytn shrdytn said...

subhanallah alhamdulillah laailaahaillallah allahu akbar