Selamat Datang di Blog WURYANANO

Silakan Anda membaca Artikel di Blog ini dengan rileks, tidak perlu terburu-buru. Banyak Artikel menarik dan bermanfaat buat peningkatan kualitas hidup Anda.

Silakan Anda menuliskan komentar atau pendapat di masing-masing Artikel yang telah Anda baca. Pendapat Anda akan semakin menambah perspektif bagi kita semua.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Saya ini. Terima kasih sudah mau berbagi lewat komentar atau pendapat Anda di sini.


NOTES:

Blogspot Saya ini SUDAH TIDAK AKTIF sejak 5 Desember 2012. Tulisan Saya tentang Berita Kampus SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College menerima Kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebagai penutup untuk Blogspot ini. Untuk membaca TULISAN Saya, Anda dapat mengunjungi Blog Saya di PORTAL BISNIS INDONESIA.

Showing posts with label REFLEKSI DIRI. Show all posts
Showing posts with label REFLEKSI DIRI. Show all posts

Saturday, September 1, 2012

Menciptakan KESAN Pertama

Sebelum sepatah kata terucap, kita telah mewaspadai dampak orang lain terhadap kita. Manusia dapat membentuk penillaian yang menarik, mengenai orang-orang yang mereka kenal, atau bahkan belum pernah ditemui sebelumnya. Dan ... kita juga memberikan dampak kepada orang lain. Kesan pertama dapat memengaruhi suatu hubungan potensial secara mendalam, entah meningkatkan atau malah menghancurkan selamanya.

Dampak kesan pertama, rasa percaya atau kurangnya rasa percaya yang kita miliki pada sebagian orang, dan sinyal bahasa tubuh yang kita keluarkan dan tunjukkan ... ternyata, pada tingkat ini, reaksi emosional mendahului proses berpikir; "ada sesuatu di dalam diri mereka" yang menimbulkan penolakan atau ketertarikan.

Friday, June 1, 2012

Kekuatan Ajaib: IMAJINASI Kreatif


Tuhan memberikan karunia kepada manusia dengan suatu perlengkapan unggul untuk hidup di dunia ini, agar bisa mencapai kesuksesan. Perlengkapan itu adalah imajinasi kreatif, kekuatan yang bisa membuat suatu keajaiban di dunia; suatu kekuatan yang tidak dimiliki makhluk lain. Manusia diciptakan oleh Sang Maha Pencipta, maka sebenarnya manusia lebih dari sekedar ciptaan Tuhan; manusia juga bisa menjadi seorang pencipta. Itu karena setiap manusia sesungguhnya sudah dibekali oleh Tuhan dengan kekuatan imajinasi kreatif. Saya tambahkan dengan kata kreatif, oleh karena dengan bekal kekuatan imajinasinya, manusia bisa bebas membuat gambaran apapun di dalam akal pikirannya, hal apapun yang diinginkan manusia itu pasti bisa digambarkan di dalam pikirannya. Itulah kenapa saya sebut imajinasi kreatif. 

Dengan menggunakan kemampuan menggambarkan yang dilakukan oleh kekuatan imajinasi kreatifnya, manusia bisa menetapkan sasaran yang akan dicapai. Manusia bisa memilih sasaran, membidik dengan cermat, kemudian mengerahkan seluruh energinya agar bidikannya tepat pada sasaran. Jadi sebenarnya Anda sudah memiliki mekanisme otomatis dan ajaib ini di dalam diri Anda. Anda tinggal menjalankannya saja menuju ke arah yang positif.

Sunday, April 1, 2012

Kekuatan KETEKUNAN

Ada sebuah dongeng Cina yang mengilustrasikan pentingnya ketekunan. Dalam dongeng itu, seorang suci bermimpi dibawa malaikat mengunjungi surga. Ketika malaikat berjalan menemani ke istana surga, mereka melewati kamar yang sangat besar, indah, dan penuh dengan hadiah.

Orang suci berhenti dan menatap kamar, terkagum-kagum dengan banyaknya hadiah yang bermacam-macam dan indah. "Mengapa semua hadiah yang indah tertumpuk di kamar ini?" tanya orang suci kepada malaikat.

Malaikat muda yang indah, maju dan dengan desahan sedih menjelaskan, "Ini adalah kamar tempat kami menyimpan barang-barang yang didoakan orang ... tetapi, sayangnya mereka berhenti berdoa tepat sebelum hadiah diberikan."

Saturday, March 10, 2012

PENERIMAAN Tanpa Syarat...



(Kisah Nyata dari teman, seorang Mahasiswi di Jerman)

Saya adalah ibu dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang juga memilikinya. Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan di depan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah mudah.

Setelah menerima tugas tersebut, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman halaman kampus, untuk pergi ke restoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.

Thursday, March 1, 2012

DNA Anda BUKAN Penentu Sukses Anda

Keyakinan bahwa kehidupan kita ini dipengaruhi dan dikendalikan oleh GEN, sampai detik ini masih sangat tertanam kuat di sebagian besar manusia di muka bumi ini. Ketika saya masih mahasiswa di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, ada mata kuliah biologi dan histologi, dengan berbagai materi mengenai kehidupan sel, sitoplasma, mitokondria penghasil energi, dan soal genetika serta mekanisme pengendalian kehidupan biologis oleh GEN yang lebih dikenal dengan sebutan DNA selaku materi pembentuk GEN ini, menurut James Watson dan Francis Crick, yang menjelaskan struktur dan fungsi rantai ganda DNA. Molekul DNA panjang seperti benang, terbuat dari empat bahan kimia basa, yang mengandung nitrogen (Adenosin, Timin, Cytosine, dan Guanine atau A, T, C, dan G).

Disebutkan bahwa DNA bukan hanya bertanggung jawab atas karakteristik fisik, namun ia juga mengendalikan emosi dan perilaku. Inilah GEN sang pengendali kehidupan, bagi hewan maupun manusia, yang tidak mudah untuk membantahnya bahwa bagaimana cara kita hidup, itu tak bisa terlepas dari peran serta GEN dalam diri kita. Benarkah sedemikian besar pengaruh GEN atas kehidupan kita? Apakah kesuksesan dan kebahagiaan kita juga akibat pengaruh kendali dari GEN kita, dari DNA kita?

Wednesday, February 15, 2012

Mengelola PERSEPSI ... Menggeser PARADIGMA

Cara kita memandang dunia memengaruhi berbagai pengharapan kita. Cara pandang itulah yang bisa menciptakan prasangka dan mendistorsikan keyakinan kita, juga membuat kita memandang berbagai hal sebagai sesuatu yang tidak nyata. Cara pandang itu pula yang membuat kita sinis, skeptis. Tapi apa yang terjadi, seandainya pendapat itu keliru, dan kita tidak bisa membuktikannya lantaran selalu bertindak dengan sikap yang sama?

Banyak sikap turun-temurun yang membuat kita terkondisikan untuk menanggapi segala sesuatu secara historis, bukan fungsional. Ketika ditanya mengapa kita melakukannya dengan cara tertentu, kita cenderung menjawab "lantaran ini" atau "lantaran itu", BUKAN "agar kita bisa mencapai ini atau itu". Konsekuensi cara berpikir yang merusak ini adalah: kita cenderung memandang masa depan sebagai sekedar perpanjangan masa lalu. Kita cenderung menolak segala sesuatu yang tidak sesuai dengan cara berpikir kita yang telah ter-prakondisikan itu.

Friday, February 10, 2012

DICIPTAKAN Untuk PENCAPAIAN

Satu hal yang selalu saya yakini adalah bahwa TUHAN menciptakan manusia di muka bumi ini PASTI ada tujuanNYA. Dan, masing-masing dari kita PASTI diciptakan untuk suatu tujuan, suatu alasan. Hal inilah yang semestinya bisa kita pahami, untuk apa diri kita terlahir ke dunia ini, jika tidak memiliki tujuan yang pasti. Plato, salah seorang pemikir besar dunia pernah mengatakan, "Sesuatu yang diciptakan, tentunya harus diciptakan untuk suatu sebab." Nah, bagaimana kita bisa menyimpulkan ucapan Plato tersebut? Saya pikir kesimpulannya adalah: Tujuan kita diciptakan adalah untuk mengeluarkan segenap potensi diri kita. Kita diberi kehidupan, dan tujuan kita hendaknya menghasilkan kesuksesan darinya. Dan, kesuksesan itu hanya dapat diukur dengan membandingkan, apa yang benar-benar kita capai, dengan apa yang secara potensial sanggup kita capai.

Kebanyakan dari kita tampak tidak sanggup memahami fakta, bahwa kita ini merupakan kemuliaan ciptaan dari TUHAN sebagai karunia untuk Alam Semesta. Tidak ada batasan pada potensi kita untuk kesuksesan dan kemuliaan dalam kehidupan. Dalam diri setiap individu terdapat potensi, yang menunggu untuk digunakan. Apakah Anda ingat saat di sekolah dulu, pernah berpikir: "Bagaimana saya dapat melakukan itu?" -- saat Anda diminta oleh guru Anda untuk mempelajari suatu ketrampilan baru. Dan setiap kali Anda dengan semangat mencoba melakukan perintah guru Anda, Anda mendapati diri Anda bahwa Anda mempunyai kemampuan. Namun Anda harus benar-benar mengerahkan segenap diri Anda untuk berhasil melakukannya, sebagaimana seorang anak yang baru belajar berdiri menghadapi beberapa kali jatuh yang tak dapat dihindarinya, tapi ia terus berupaya berdiri dan akhirnya berhasil.

Wednesday, February 1, 2012

Membuat KEPUTUSAN, Menentukan TUJUAN

Kemajuan yang terjadi di dunia ini pastilah diawali dari sebuah mimpi, dan pada awalnya tidak ada yang terjadi kecuali mimpi. Semua orang pasti mempunyai mimpi... Anda pasti mempunyai karunia mimpi itu, entah Anda sadari atau tidak. Apa pun mimpi Anda, itu pasti akan memengaruhi kehidupan Anda selanjutnya, karena mimpi Anda adalah suatu bentuk tujuan hidup Anda, yang akan membentuk keputusan Anda berikutnya. Dan... Saya yakin bahwa KEPUTUSAN Anda itu juga menentukan TUJUAN Anda.

Setiap orang dianugerahi sumber tenaga untuk merealisasikan apa yang menjadi impiannya. Dan, KEPUTUSAN dapat membuat Anda bahagia atau sengsara, kaya atau miskin, persahabatan atau permusuhaan, berumur panjang atau pendek. Ingatlah pepatah berikut: "Sukses merupakan hasil keputusan yang baik. Keputusan yang baik merupakan hasil pengalaman. Dan, pengalaman sering merupakan hasil dari keputusan yang jelek!" Semakin banyak keputusan yang dibuat, semakin bagus Anda dalam membuat keputusan. Otot semakin kuat jika sering digunakan, demikian juga dengan otot pembuat keputusan.

Monday, January 9, 2012

JALAN Menuju KESUKSESAN

Segala hal yang kita raih hari ini adalah imajinasi dan impian yang kita lakukan pada hari kemarin. Coba perhatikan segala yang ada di sekitar Anda: berbagai bangunan megah, pesawat yang luar biasa canggih, komputer, televisi, radio, gadget, telepon, faksimili, semuanya itu dapat Anda nikmati, dan itu semua merupakan impian dan imajinasi orang-orang hebat di masa lalu. IMPIAN dan IMAJINASI merupakan starting point (titik awal) untuk mencapai semua kesuksesan yang kita harapkan. Imajinasi dan Impian kita merupakan sesuatu tanpa batas!

George Bernard Shaw pernah mengungkapkan: "Imajinasi merupakan titik awal dari segala penemuan." Dan, Albert Einstein menuturkan: "Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan." Francis Bacon juga mengatakan: "Imajinasi dapat menciptakan dunia."

Sunday, December 25, 2011

BERSIHKAN Hidup Anda dari Orang-orang yang BERACUN

Jika tulus ingin meningkatkan nilai tambah secara dramatis dalam segala fase kehidupan, Anda harus memilih teman dengan hati-hati. Jika berteman dengan orang-orang yang memiliki sikap jelek, Anda akan memiliki sikap yang jelek! Jika berteman dengan pemabuk dan pecundang, yang tidak memiliki kepribadian baik, tidak dewasa dalam berpikir positif, kira-kira apa yang nanti terjadi dengan Anda? "Katakan padaku dengan siapa kamu berteman, dan saya akan memberitahumu, siapa sesungguhnya kamu." demikian kata bijak yang memang terbukti kebenarannya. Anda adalah dengan siapa bergaul, sehingga jika ingin menjadi orang yang lebih baik, bergaullah dengan orang yang lebih baik.

Thursday, December 15, 2011

Masalah itu BUKAN Anda. PISAHKAN Anda dari Masalah

Setiap masalah yang datang, seringkali membuat kita keluar dari rasa tenang, damai, dan nyaman. Masalah dapat memengaruhi pikiran, konsentrasi, kekuatan, dan perasaan ... sampai kita dapat melepaskan diri darinya. 


Orang berkepribadian negatif akan kehilangan keseimbangan ketika menghadapi masalah, karena berpikir secara negatif dan emosional. Perhatiannya akan difokuskan pada masalah dan dampaknya yang paling buruk. Dengan begitu, perasaannya semakin negatif, dan mendorongnya berperilaku negatif hingga masalah yang dihadapinya semakin rumit. Baginya, masalah membuat kondisinya menjadi lebih buruk.

Orang berkepribadian positif akan memusatkan perhatian pada upaya mencari solusi dengan cara-cara yang rasional, dan perasaan yang tenang. Ia mempelajari masalah yang ada, dan memperbaiki sikapnya, hingga dapat berperilaku positif. Baginya, masalah justru mengantarkannya kepada kondisi yang lebih baik.

Friday, December 9, 2011

MENYEIMBANGKAN Kehidupan

Di saat ini terlihat betapa banyak orang menderita kasus ketidakseimbangan, seperti tidak seimbang secara mental ... spiritual ... finansial ... dan fisik. Kelihatannya saat ini, sebagian orang lebih banyak yang KELUAR daripada yang MASUK. Secara alami, apabila tidak seimbang, kita terombang-ambing dari satu sisi ke sisi yang lain, hanya menunggu angin kencang atau gelombang besar menghantam dan akhirnya menghancurkan kita. Tetapi bila seimbang, kita kokoh ... stabil ... berdiri tegak ... dan lebih teguh, apa pun kondisi cuacanya.

Orang yang hidupnya tidak seimbang, berarti menunggu terjadinya bencana. Lihatlah apa yng terjadi pada banyak orang terkenal yang "memiliki segalanya" ... mereka kehilangan segalanya ketika hidup mereka kehilangan keseimbangan.

Monday, December 5, 2011

ILMU dan AMAL adalah Jembatan KEBAHAGIAAN

Sudah jelas bahwa Kebahagiaan adalah dambaan setiap orang yang berakal sehat, sedangkan mengabaikannya merupakan sebuah kebodohan. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak mengerti jalan yang ditempuhnya? Maka, jalan apakah yang harus ditempuh sehingga manusia tidak lepas dari ilmu dan amal? Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah kemenangan dan keberhasilan hanya dapat dicapai dengan menggunakan ilmu dan amal.

Thursday, December 1, 2011

Memperbaiki AMAL, Meraih KEBERUNTUNGAN dan KEMENANGAN

IMAM Al-Ghazali pernah mengatakan bahwa dalam penciptaan dan penyusunan organ tubuh manusia, terdapat empat campuran sifat yang setiap saat saling bersenyawa antara satu dengan yang lain, yaitu: sifat binatang buas, sifat hewan, sifat setan, dan sifat ke-TUHAN-an. Manusia akan berperilaku seperti binatang buas, membenci, menyerang orang lain pada saat dikuasai oleh emosi dan amarah. Ketika ia dikuasai oleh hawa nafsu, ia akan berbuat seperti layaknya binatang, rakus, kikir, dan sejenisnya. Sedangkan keberadaan sifat ke-TUHAN-an pada diri manusia antara lain: menyenangi kekuasaan, keistimewaan, otoriter, bahkan menganggap dirinya mengetahui hakikat segala sesuatu.

Tatkala hawa nafsu menguasai hati manusia, maka setan akan mendapatkan ruang dan peluang menancapkan pengaruh di dalamnya. Jika hati mengarah pada *dzikrullah*, maka setan akan menjauh. Awal penguasaan setan terhadap hati adalah mengikuti kemauan syahwat. Cara untuk membersihkannya adalah pertama-tama dengan mengosongkan dari setan, membunuh hawa nafsu, untuk selanjutnya mengisinya dengan *dzikrullahh* dan memasukkan pengaruh malaikat ke dalamnya.

Tuesday, March 22, 2011

Aturlah PIKIRAN Anda, maka HATI Anda akan Mengikutinya


Dewasa ini banyak sekali seminar dan workshop yang mengajarkan bagaimana mengatur HATI kita. Sebenarnya bagi saya, hal itu sangat menggelikan, kok kita sebagai manusia ini diajarkan mengatur HATI, me-manage qolbu, melatih keikhlasan... namun justru menganggap remeh PIKIRAN, bahkan ada yang menganjurkan JANGAN PAKAI PIKIRAN... Tapi PAKAILAH HATI NURANI.. hehehe. Ini sangatlah bertolak belakang dengan FIRMAN-FIRMAN ALLAH SWT.
Saya coba menyuplikkan beberapa ayat suci dari Al-Qur’an, semata-mata sebagai pengingat bagi kita semua, khususnya bagi diri saya, bahwa persoalan HATI…hanya ALLAH SWT sajalah yang memiliki kewenangan. Kita sebagai manusia, hanya diminta berpikir dan mau menggunakan pikiran kita untuk semakin meningkatkan kadar keimanan kita setiap saat, dan mampu bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa kepada ALLAH SWT.

Monday, February 14, 2011

Memahami Makna SUKSES



Apakah SUKSES itu?


Definisi Sukses
(menurut saya) : memperoleh apa yang diinginkan, dapat mempertahankan apa yang dimiliki, mengalami peningkatan apa yang dicapai, selalu bersyukur, dan memberikan manfaat buat sesama.

  • Sukses Itu Produktif : apa yang diproduksi dan bagaimana memproduksinya?

  • Sukses Itu Usaha : apa yang diusahakan? Dan bagaimana mengusahakannya?

  • Sukses Itu Hasil : apa yang dihasilkan? Harta, Tahta, Kata dan Cinta?


Manusia Sukses, adalah Manusia Produktif, selalu bersyukur, dan mengusahakan untuk mendapatkan tanda-tandanya, yaitu: Harta, Tahta, Kata, dan Cinta.


Salam Luar Biasa Prima!


Wuryanano

Wednesday, September 9, 2009

Workshop: Mengapa DOA Saya Selalu Dikabulkan


Pada Minggu, 6 September 2009, mulai pk. 13:00 s/d 17:00, saya memberikan Pelatihan "Mengapa Doa Saya Selalu Dikabulkan" atas undangan Yayasan Yatim Mandiri, salah satu Yayasan yang bergerak sebagai lembaga amil zakat dengan jumlah donatur lebih dari 60 ribu orang di seluruh Indonesia. Para Donatur yang hadir di pelatihan ini sekitar 350 orang dari wilayah Jawa Timur. Pelatihan ini bertempat di Graha Makarti Dinas Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur, Jl. Bendul Merisi Surabaya.



Hadir di pelatihan ini para guru agama, ustad dan ustadzah, kalangan pondok pesantren, madarasah, pengusaha muslim, eksekutif perusahaan, dan ibu rumah tangga. Sangat menarik! Saya sebagai Penulis Buku MENGAPA DOA SAYA SELALU DIKABULKAN, tentu saja merasa tertantang untuk memberikan pelatihan kepada para orang yang notabene sudah sangat paham dan tahu pasti bagaimana caranya berdoa sesuai tuntunan Islam, dan... mereka juga sudah tahu bahwa ALLAH akan selalu mengabulkan doa hamba-NYA.




Luar Biasa Prima! Mereka semua mendengarkan uraian saya dengan seksama. Saya berikan uraian yang menggetarkan kalbu, yang ternyata hal itu memberikan sebuah pencerahan yang mengingatkan, dan... banyak yang mengakui bahwa selama ini mereka lupa dasar ilmu berdoa, melupakan karakter doa, sehingga sebagian diantaranya sering merasa doa-doanya tidak atau belum pernah dikabulkan oleh ALLAH SWT... Na'udzubillah...


Sebenarnya, semua yang saya uraikan di pelatihan ini ada di dalam buku tulisan saya tersebut, meskipun ada beberapa hal yang saya tambahkan tidak terdapat di dalam buku saya. Ada suasana serius, haru dan riang ceria, saat pelatihan ini. Hal ini menjadikan saya makin bersemangat membawakan materi MENGAPA DOA SAYA SELALU DIKABULKAN, itu berarti seluruh peserta pelatihan tetap fokus mendengarkan uraian saya. Alhamdulillah.





Pada akhir pelatihan, saya buka forum tanya jawab mengenai permasalahan doa ini, dan disambut antusias oleh peserta. Alhamdulillah, jawaban-jawaban yang saya berikan untuk setiap pertanyaan ternyata sangat memuaskan si penanya. Laa Haula Wa Laa Quwata Illa Billah...



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Saturday, October 4, 2008

BENARKAH Kita Sudah MENANG ?!


Bulan RAMADHAN sudah berlalu, demikian juga dengan IDUL FITRI, yang dianggap sebagai HARI KEMENANGAN umat manusia dalam perjuangan melawan hawa nafsunya. Setelah selama satu bulan, kita benar-benar dilatih untuk mengekang dan mengendalikan hawa nafsu di bulan suci Ramadhan, kemudian setelahnya kita boleh merayakan Hari Kemenangan pada Idul Fitri yang telah berlalu. Pertanyaannya adalah, "Benarkah kita sudah MENANG?"


Yaa, apakah diri kita memang telah berhasil dan menang mengalahkan hawa nafsu, seperti yang telah kita lakukan di bulan suci Ramadhan itu? Hawa nafsu yang mana, yang benar-benar telah kita kalahkan, sehingga kita boleh merayakannya di saat Idul Fitri? Sudahkah kita menang secara telak terhadap hawa nafsu kita?


Saya teringat ucapan motivasi para pejuang bangsa ini, bahwa meraih kemerdekaan itu sulit, tapi masih lebih sulit lagi untuk mempertahankan kemerdekaan! Dan, buktinya memang kita sampai saat ini juga masih terlihat kesulitan untuk mempertahankan kemerdekaan ini. Masih banyak rakyat yang belum terlihat merdeka secara lahir maupun batin, kemiskinan masih merajalela di berbagai daerah, di berbagai kalangan, di berbagai strata kehidupan...masih banyak terlihat kemiskinan secara lahir maupun miskin di dalam batin.


Demikian juga halnya dengan kemenangan, bisa dianalogikan, bahwa meraih kemenangan melawan hawa nafsu itu sulit, tapi masih lebih sulit lagi untuk mempertahankan kemenangan ini. Apakah kekuatan kita untuk mempertahankan kemenangan melawan hawa nafsu ini sudah benar-benar besar dan kuat sepenuhnya? Dan, sanggup berapa lamakah kita mampu mempertahankan kemenangan ini? Sehingga dengan begitu, kita bisa menghiasi kehidupan sehari-hari dengan berbagai tindakan yang lebih baik dibandingkan sebelum bulan suci Ramadhan. Bisakah itu kita lakukan, dan seberapa lama kita sanggup melakukannya? Anda sendiri yang bisa menjawabnya, sesuai dengan pengalaman hidup dan karakter diri Anda sendiri.


Semoga kita benar-benar sanggup mengekang dan mengendalikan berbagai hawa nafsu negatif yang bisa merusak kehidupan ini, tidak sekedar kuat menahan lapar dan dahaga cuma selama satu bulan berpuasa! Mari kita pertahankan kemenangan kita melawan hawa nafsu ini dengan sepenuh hati dan cinta kasih kepada Ilahi. Marilah kita hiasi kehidupan kita ini dengan pikiran, tindakan dan hubungan kekeluargaan yang lebih baik lagi. Semoga kita termasuk orang yang benar-benar telah menang dan dimenangkan oleh Allah SWT dengan segala Rahmad dan Hidayah-NYA. Amiin.


"Demi waktu Matahari sepenggalahan naik, dan demi Malam apabila telah sunyi (gelap-gulita), Tuhanmu tiada meninggalkan kamu, dan tiada pula benci kepadamu. Dan sesunguhnya, hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan). Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-NYA kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas." (QS. Adh-Dhuhaa, 93: 1-5).



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Thursday, September 18, 2008

MACET !!! Tersenyumlah...


Kenyataan bahwa di dalam menapaki jalan kehidupan ini tidaklah selalu bisa berjalan secara mulus, memang benar-benar bisa kita rasakan sendiri. Apakah yang Anda lakukan, jika Anda mengalami kejadian yang membuat pekerjaan Anda menjadi tertunda atau bahkan beberapa janji pertemuan bisnis dengan relasi Anda terpaksa dibatalkan? Mau marah? Silakan... Mau Diam? Silakan... Asal jangan kau lupakan cintaku... Haalah...kok jadi mirip lagu ya...hehehe...


Tapi benar...Anda bisa mengambil sikap apapun yang Anda sukai, sikap yang menurut Anda bisa meredam gejolak emosi gara-gara hambatan-hambatan yang sedang Anda alami... Anda bisa menyikapi berbagai hal yang bisa membuat MACET kinerja kinerja Anda bahkan yang memacetkan daya kreativitas Anda...dengan banyak pilihan sikap. Anda mau marah-marah sambil melempar-lemparkan barang apapun yang ada dihadapan Anda...yaa silakan, jika itu bisa meredakan kemarahan Anda, lagian siapa sih yang berani melarang kemarahan Anda? Paling-paling yang Anda dapatkan adalah sepotong kata partisipatif seperti ini, "Sabar-sabar...tenang-tenang..."


Nah, jika Anda sudah puas melampiaskan rasa marah tadi dengan melempar-lemparkan barang, biasanya nih...kemarahan Anda langsung mereda, dan...timbul rasa penyesalan di pikiran dan hati Anda, kenapa yaa, kok Anda melempar-lemparkan barang saat marah tadi... hehehe... dan setelah itu Anda kan harus merapikan lagi barang-barang Anda yang sudah terlempar "morat-marit" berantakan tersebut... masak Anda biarkan berantakan? Nggak keren kan?


Tapi yang penting, Anda bisa cepat merasakan kepuasan, telah berhasil menyiksa barang-barang yang tak berdosa tadi untuk pelampiasan rasa marah Anda akibat MACET kinerja dan kreativitas Anda. Yang penting Anda sudah tidak marah lagi...begitu. Dan saya pikir itu lebih baik, daripada Anda marah dengan melampiaskan kemarahan lewat cara menyiksa orang lain yang tidak mengerti apa-apa...hayoo, ini malah bisa kacau-balau deh. Jika ini yang Anda lakukan, wah... bisa membuat Anda juga digampar orang lain lho, bahkan dituntut...hahaha...


Atau Anda bisa mengambil langkah pelampiasan secara lebih cerdas, pada saat Anda dirundung rasa marah akibat MACET yang menimpa Anda itu. Dengan cara, yaitu...Anda DIAM. Yaa, cobalah untuk DIAM SEJENAK pada saat muncul rasa marah...rasa bete'...rasa sebel, rasa dongkol, atau rasa-rasa negatif lainnya. DIAM DULU saja sejenak...kalau perlu pada saat diam itu Anda sambil menghitung angka: 1...2...3...4...5... minimal sampai sepuluh, kalau bisa yaa usahakan terus menghitung saja sampai sejuta, begitu...kekekek...dijamin deh, perasaan marah, sebel, dongkol, bete' dan rasa-rasa negatif Anda bisa cepat sirna hilang entah kemana. Nggak percaya, ayoo buktikan sendiri!


Nah, saya telah memberikan contoh dua macam pilihan yang bisanya digunakan banyak orang, dan bisa Anda gunakan untuk mengatasi rasa negatif yang muncul akibat MACET. Pilihan sikap apapun yang telah Anda ambil, untuk pelampiasan rasa negatif yang muncul pada diri Anda saat terjadinya MACET itu... secara pasti bisa menurunkan derajat suhu panas Anda, sehingga membuat Anda lebih merasa "plong" di pikiran dan lebih rileks. Dan selanjutnya Anda bisa tersenyum, mengingat perbuatan Anda sendiri yang negatif dengan melempar-lemparkan barang tak berdosa...bahkan Anda pun bisa tersenyum mengingat tindakan Anda yang menghitung angka-angka dari angka satu...sampai sejuta...hwakakakak...


Oleh karena itu, apapun yang terjadi...TERSENYUMLAH. Meskipun MACET, tersenyumlah! Maka apapun yang macet, pasti akan menjadi lancar kembali. Dan...yang pasti, pada saat kita tersenyum, maka dunia pun ikut tersenyum bersama kita...bahkan Tuhan pun pasti juga ikut tersenyum. Nah jika Tuhan sudah mau tersenyum untuk kita, apalagi sih yang mesti kita ributkan? Iyaa, nggak?! AYO TERSENYUMLAH KAWAN.



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Saturday, September 13, 2008

RAMADHAN Bulan PRODUKTIF...


Pernah dengar, nggak.... Pembicaraan atau penggerutuan yang seperti ini, "Waduh... ini kan puasa, masak harus kerja seperti biasanya ya..." --- "Busyet dah si Boss, masak bulan puasa gini, kok ya teganya menyuruh gua kerja lembur..." --- "Wah...aku sedang puasa nih, nanti kerjaan tambahan ku ini bisa bikin puasa ku jadi batal...karena harus berbuka sebelum waktunya..." --- "Bisa dosa lho, kalau si Boss memaksa pegawainya untuk kerja lembur, kan ini bulan puasa..." --- "Hormati doong...orang yang lagi puasa, masak harus kerja lembur sih..." Dan masih banyak lagi perkataan "gerutuan" semacam contoh tadi.


Nah, tentunya Anda pernah mendengar, atau bahkan sering mendengar kalimat-kalimat menggerutu seperti itu. Dan, maaf sebelumnya...memang boleh dikata kalimat menggerutu semacam itu, hanya terjadi di lingkungan para pegawai / karyawan perusahaan. Dengan kata lain, pada umumnya hanya para pegawai / karyawan yang punya kebiasaan menggerutu semacam itu, di saat kerja, apalagi pada bulan puasa begini...bukan entrepreneur atau pengusaha nya. Hehehe...mohon maaf ya bagi Anda yang masih berstatus pegawai, tapi semoga itu tidak terjadi pada diri Anda. Semoga Anda tetap bersemangat kerja dan PASSION di bulan puasa ini. Apalagi jika Anda sering mampir dan mau membaca tulisan di Blog Saya ini...hehehe..., insyaAllah Anda akan selalu bersemangat ceria dengan PASSION di sepanjang hari-hari Anda.


Menurut Ulama Shalih di jaman Tabi'in, yaitu Fudhail bin Iyadh, bahwa terlalu banyak bicara merupakan salah satu sifat yang akan mengotorkan hati. Sikap itu juga pada gilirannya akan menjadi salah satu indikasi kemunafikan, jika yang dibicarakan menjadi lebih banyak dari amal (tindakan) yang dilakukan. "Orang mukmin sedikit bicara, dan lebih banyak bekerja, sedangkan orang munafik...lebih banyak bicara, tapi sedikit bekerja."


Sebagai entrepreneur, saya juga tetap memberlakukan jam kerja di perusahaan seperti biasanya, meskipun saat ini bulan puasa. Tidak ada alasan untuk membatasi aktivitas kerja, apalagi mengurangi beban kerja, meskipun di bulan puasa. Tetap bekerja seperti biasa.


BULAN PUASA adalah BULAN BEKERJA, BULAN PRODUKTIF. Bulan Puasa bukanlah alasan untuk lebih mengakomodasi sikap bermalasan, bukan pula untuk dalih mengurangi beban kerjaan yang memang seharusnya diselesaikan pada saatnya.


Justru sesungguhnya, menurut yang saya pahami, pada bulan Puasa Ramadhan begini, apapun yang kita lakukan secara baik dan positif, maka kita akan memperoleh ganjaran pahala berlipat ganda dari ALLAH SWT. Dan, sebaliknya, apapun yang kita lakukan secara negatif, misalnya dengan jalan bermalas-malasan, sengaja mengurangi beban kerja yang menjadi tanggung jawab kita, maka...itupun akan memperoleh ganjaran "warning" dari ALLAH. ALLAH kan memang tidak menyukai orang yang bermalas-malasan... seperti firman-NYA di dalam Al-Qur'an, Surat Al-Jumu'ah, ayat 10: "Dan apabilah telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah. Dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya, supaya kamu beruntung."


PUASA merupakan suatu bentuk kesabaran dalam mentaati ALLAH, juga sabar terhadap takdir ALLAH. "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah, yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar 39: 10)


Ya Allah, jadikanlah pahatan jejak Ramadhan yang kami lalui ini, sungguh melekat manis di hati kami. Agar kami lebih bertaqwa kepada-MU, dan menjadi insan yang sabar dalam mentaati-MU, dan dalam takdir-MU. Ya Allah, ampunilah dosa kedua orang tua kami, sayangilah mereka. Berkahilah muslimin dan muslimat di seluruh dunia...Ya Allah... Amiin...



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano