Selamat Datang di Blog WURYANANO

Silakan Anda membaca Artikel di Blog ini dengan rileks, tidak perlu terburu-buru. Banyak Artikel menarik dan bermanfaat buat peningkatan kualitas hidup Anda.

Silakan Anda menuliskan komentar atau pendapat di masing-masing Artikel yang telah Anda baca. Pendapat Anda akan semakin menambah perspektif bagi kita semua.

Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Saya ini. Terima kasih sudah mau berbagi lewat komentar atau pendapat Anda di sini.


NOTES:

Blogspot Saya ini SUDAH TIDAK AKTIF sejak 5 Desember 2012. Tulisan Saya tentang Berita Kampus SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College menerima Kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebagai penutup untuk Blogspot ini. Untuk membaca TULISAN Saya, Anda dapat mengunjungi Blog Saya di PORTAL BISNIS INDONESIA.

Showing posts with label Renungan Hati. Show all posts
Showing posts with label Renungan Hati. Show all posts

Saturday, March 10, 2012

PENERIMAAN Tanpa Syarat...



(Kisah Nyata dari teman, seorang Mahasiswi di Jerman)

Saya adalah ibu dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang juga memilikinya. Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama "Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan di depan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir, tugas ini sangatlah mudah.

Setelah menerima tugas tersebut, saya bergegas menemui suami saya dan anak bungsu saya yang menunggu di taman halaman kampus, untuk pergi ke restoran McDonald's yang berada di sekitar kampus. Pagi itu udaranya sangat dingin dan kering. Sewaktu suami saya akan masuk dalam antrian, saya menyela dan meminta agar dia saja yang menemani si Bungsu sambil mencari tempat duduk yang masih kosong.

Sunday, December 25, 2011

BERSIHKAN Hidup Anda dari Orang-orang yang BERACUN

Jika tulus ingin meningkatkan nilai tambah secara dramatis dalam segala fase kehidupan, Anda harus memilih teman dengan hati-hati. Jika berteman dengan orang-orang yang memiliki sikap jelek, Anda akan memiliki sikap yang jelek! Jika berteman dengan pemabuk dan pecundang, yang tidak memiliki kepribadian baik, tidak dewasa dalam berpikir positif, kira-kira apa yang nanti terjadi dengan Anda? "Katakan padaku dengan siapa kamu berteman, dan saya akan memberitahumu, siapa sesungguhnya kamu." demikian kata bijak yang memang terbukti kebenarannya. Anda adalah dengan siapa bergaul, sehingga jika ingin menjadi orang yang lebih baik, bergaullah dengan orang yang lebih baik.

Thursday, December 15, 2011

Masalah itu BUKAN Anda. PISAHKAN Anda dari Masalah

Setiap masalah yang datang, seringkali membuat kita keluar dari rasa tenang, damai, dan nyaman. Masalah dapat memengaruhi pikiran, konsentrasi, kekuatan, dan perasaan ... sampai kita dapat melepaskan diri darinya. 


Orang berkepribadian negatif akan kehilangan keseimbangan ketika menghadapi masalah, karena berpikir secara negatif dan emosional. Perhatiannya akan difokuskan pada masalah dan dampaknya yang paling buruk. Dengan begitu, perasaannya semakin negatif, dan mendorongnya berperilaku negatif hingga masalah yang dihadapinya semakin rumit. Baginya, masalah membuat kondisinya menjadi lebih buruk.

Orang berkepribadian positif akan memusatkan perhatian pada upaya mencari solusi dengan cara-cara yang rasional, dan perasaan yang tenang. Ia mempelajari masalah yang ada, dan memperbaiki sikapnya, hingga dapat berperilaku positif. Baginya, masalah justru mengantarkannya kepada kondisi yang lebih baik.

Thursday, November 10, 2011

SELF TALK...!


Anda pasti sering mendengar atau membaca pepatah bijak ini: "Pertama-tama kita membentuk kebiasaan, selanjutnya kebiasaan akan membentuk kita." Seperti juga yang dikatakan oleh Aristoteles, "Kebiasaan yang kita bentuk sejak masa kecil, menentukan kualitas hidup kita di masa depan."

Mengenai SELF TALK, bukan berarti kita dianggap orang gila yang suka berbicara sendiri. Dan saya pikir tidak semua orang yang suka berbicara sendiri itu orang gila loh. Dan, ada orang gila yang pendiam, namun tak semua pendiam itu adalah orang gila, hahaha...

Tuesday, March 22, 2011

Aturlah PIKIRAN Anda, maka HATI Anda akan Mengikutinya


Dewasa ini banyak sekali seminar dan workshop yang mengajarkan bagaimana mengatur HATI kita. Sebenarnya bagi saya, hal itu sangat menggelikan, kok kita sebagai manusia ini diajarkan mengatur HATI, me-manage qolbu, melatih keikhlasan... namun justru menganggap remeh PIKIRAN, bahkan ada yang menganjurkan JANGAN PAKAI PIKIRAN... Tapi PAKAILAH HATI NURANI.. hehehe. Ini sangatlah bertolak belakang dengan FIRMAN-FIRMAN ALLAH SWT.
Saya coba menyuplikkan beberapa ayat suci dari Al-Qur’an, semata-mata sebagai pengingat bagi kita semua, khususnya bagi diri saya, bahwa persoalan HATI…hanya ALLAH SWT sajalah yang memiliki kewenangan. Kita sebagai manusia, hanya diminta berpikir dan mau menggunakan pikiran kita untuk semakin meningkatkan kadar keimanan kita setiap saat, dan mampu bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa kepada ALLAH SWT.

Friday, September 5, 2008

REFRESH !!!


Setelah 11 Bulan sibuk dengan belenggu dunia, maka yang bisa kita lakukan adalah penyegaran! Di dalam KEHIDUPAN INI TIDAK ADA SIARAN TUNDA. Hal yang bisa kita lakukan adalah memulai dengan lembaran baru. RAMADHAN menawarkan, sebuah kesempatan untuk memulai kehidupan ini dengan FRESH. Asalkan kita punya komitmen untuk menjalani Puasa Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Bahkan, orang yang sukses menjalankan Puasa Ramadhan diibaratkan seperti terlahir kembali...SUCI SEPERTI BAYI.


"Sangat banyak orang yang mau bersusah payah mengarungi lautan, menuruni lembah, dan melewati jurang...hanya sekedar ingin melihat peninggalan leluhurnya. Mengapa mereka tidak lebih bersusah payah untuk mengekang jiwanya, dan memerangi hawa nafsunya, agar bisa sampai ke dalam lubuk hatinya? Karena sesungguhnya di dalam hati yang bersih, dia akan menemukan peninggalan RABB-nya." Demikian pelajaran yang saya terima dalam sebuah tauziah yang disampaikan oleh Prof. Dr. HM. Roem Rowi, MA...salah seorang Ahli Hadits terkemuka di Indonesia.


Rasulullah SAW bersabda: "Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan di dalamnya puasa. Pada bulan itu, Allah membuka pintu langit, menutup pintu neraka, dan membelenggu setan-setan. Di dalamnya Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang diharamkan malam itu, maka ia sungguh telah diharamkan (dari kebaikan)." (HR. Nasa'i dan Baihaqi)


"Bulan Ramadhan adalah bulan yang awalnya adalah rahmah, pertengahannya adalah maghfirah, dan akhirnya pembebasan dari neraka." (HR. Baihaqi, Ibnu Khuzaimah dan Al-Harits dari Salman Al-Farisi). "Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan penuh pengharapan akan pahala, maka diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa'i dan Ibnu Majah)


PUASA merupakan suatu bentuk kesabaran dalam mentaati Allah, juga sabar terhadap takdir Allah. Sebagaimana Allah SWT telah berfirman di dalam Al-Qur'an, Surat Az-Zumar, 39:10: "Sesunguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah, yang dicukupkan PAHALA mereka TANPA BATAS."


Nah...PUASA memang benar-benar bisa me-REFRESH diri kita, dengan catatan khusus, bahwa kita melakukan puasa ini telah sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan Al-Hadits. Kita memang harus HATI-HATI...JANGAN RUGI !!! Karena, mungkin saja hasil yang diraih seorang yang berpuasa, hanyalah lapar dan haus, dan mungkin hasil yang dicapai seorang yang sholat malam, hanyalah berjaga...seperti yang diingatkan tertulis di dalam Hadits Riwayat Ahmad dan Hakim.


Ayo kita manfaatkan Peluang Bulan Suci Ramadhan ini!

Go Success with Ramadhan!!! Jangan Ragu!!! Ayo kita REFRESH HIDUP kita!!!



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano

Wednesday, May 14, 2008

Menghormati JIWA, Menuai CINTA...


Seringkali saya berpikir, mengapa negeri tercinta ini selalu timbul bencana, malapetaka, dan berbagai keributan yang sepertinya sulit sekali untuk menjadi reda dan menghilang. Berbagai bencana alam, yang benar-benar disebabkan oleh "kemarahan alam semesta", atau pun bencana yang disebabkan oleh keteledoran manusia, masih ditambah lagi dengan semakin maraknya tindak kekerasan tak bertanggung jawab, serta demo-demo anarkis di segala penjuru negeri...sungguh membuat saya heran dan tidak habis pikir, mengapa semua ini harus terjadi di bumi pertiwi Indonesia ini? Apa yang sebenarnya ada di dalam pikiran dan hati bangsa ini?


Dalam hal ini, pemikiran saya lebih menekankan pada usaha menciptakan dunia lebih cerah, agar manusia di dunia ini, terlebih lagi di negeri ini dapat hidup dalam kebahagiaan sejati. Apakah hal ini dianggap berlebihan? Tidak! Saya pikir hal ini bukanlah suatu yang berlebihan untuk dikatakan. Saya rasa, hal ini adalah sebuah tugas bagi setiap manusia dalam kehidupan pribadinya.


Yaa, inilah tugas bagi kita semuanya, untuk mau mengerti dan menyadari, bahwa untuk dapat menciptakan dunia yang benar-benar cerah bagi manusia, maka sebagai SESAMA MANUSIA haruslah LEBIH SALING MENGASIHI dengan CINTA SEJATI.


CINTA SEJATI memberikan makna bahwa manusia seharusnya memikirkan lebih serius, dan sungguh-sungguh suatu kenyataan yang tidak dapat dibantah, yaitu: "Sebagai sesama manusia yang hidup bersama di dunia ini". Sehingga semestinya dari dasar lubuk hatinya MAU SALING MENGHORMATI keberadaan JIWA masing-masing. Karena JIKA TIDAK, maka perasaan cinta sejati ini TIDAK AKAN MUNCUL dalam HATI manusia. Hal ini merupakan kebenaran universal, dan sangat nyata bagi fenomena kejiwaan manusia. Inilah suatu pengertian mengenai kehidupan manusia yang sangat penting, yang harus benar-benar dipahami terlebih dahulu.


Akan tetapi dari pengamatan di sepanjang perjalanan kehidupan saya, mengenai CINTA yang sangat penting ini, seringkali tidak atau belum pernah dibahas dengan cermat. Bahkan ada kecenderungan diantara mereka yang dikenal sebagai kaum terpelajar, dan tokoh intelektual peneliti kehidupan, kebanyakan HANYA MENEKANKAN pada, "Bagaimana seseorang harus berbicara", dan TIDAK MENJELASKAN "Bagaimana seharusnya seseorang bertindak", yang mana inilah sebenarnya KUNCI UTAMA pemecahan masalah kehidupan manusia.


Saya sendiri berlatar belakang pendidikan Kedokteran Hewan, seorang Dokter Hewan bukan seorang Psikolog atau pun Psikiater, tetapi saya tanpa segan-segan mengatakan, bahwa kemungkinan besar penyebab terjadinya hal seperti itu, adalah kurangnya keseriusan dan ketekunan usaha dalam mempelajari fenomena kejiwaan manusia sampai ke akar-akarnya.


Saya seringkali mengatakan, bahwa apapun yang kita lakukan terhadap "perasaan benar-benar mengasihi sebagai cinta sejati" itu bisa menjadi barometer pengukur fenomena kejiwaan dari "rasa menghormati hidup atau jiwa" itu sendiri.


Dalam kehidupan ini, kita bernafas, makan dan minum, buang air, berkata-kata atau mengucapkan sesuatu, kemudian saling merasakan perasaan hati masing-masing, dan saling memahami... beginilah kehidupan terus berlangsung.


Oleh karena itu, jika kita TIDAK DAPAT MENGHORMATI KEBENARAN dari dasar lubuk hati, maka bagaimana pun juga... dari dalam hati TIDAK MUNGKIN TIMBUL "rasa cinta sejati" ini. Meskipun seandainya Anda berusaha sedapat mungkin untuk bisa mencintai dan tidak membenci, maka hal tersebut tidak ada gunanya...


Karena hal ini merupakan pemahaman yang sangat penting, maka meskipun Anda telah betul-betul mengerti bahwa dengan HATI Anda bisa mengasihi, tetapi jika Anda tidak benar-benar mempunyai "rasa hormat terhadap jiwa", maka "perasaan cinta sejati" yang mulia ini tidak akan pernah menampakkan diri.


Jadi, manusia yang hidup di dunia saat ini, ada kecenderungan mengutamakan PRINSIP EGOISTIS, yang hanya memikirkan keuntungan dirinya sendiri, TIDAK PEDULI dengan keberadaan nasib orang lain, bahkan menganggap hal ini merupakan cara hidup alami. Sehingga, banyak orang membeda-bedakan "penggunaan cinta" sesuai dengan patokan keuntungan dan kerugian untuk dirinya saja.


Inilah yang saya maksudkan dengan kurangnya penghargaan dan penghormatan terhadap keberadaan jiwa manusia. JIWA manusia adalah keadaan nyata dari hidup. Yang dinamakan HIDUP ini mempunyai seluk-beluk yang sangat misterius. Dan, JIWA yang hidup ini merupakan suatu misteri kehidupan itu sendiri. Benar-benar suatu misteri.


Akan tetapi, jika Anda mau menenangkan diri dan merenungkan kenyataan dari keberadaan hidup ini, maka Anda akan merasakan "bertatap muka" dengan berbagai misteri yang ada dalam jiwa hidup yang aktif ini. Dan, secara otomatis dari dalam lubuk hati akan timbul perasaan hormat terhadapnya.


Oleh sebab itu, marilah kita saling menghormati kenyataan jiwa sesama, yang hidup aktif, dengan rasa hormat dari dasar lubuk hati. Bukankah kita semua memiliki tugas bersama untuk mewujudkan cita-cita utama, yaitu berusaha sepenuh hati membentuk dunia yang cerah menjadi suatu kenyataan? Dan, akhirnya kita menjadi Pemilik Cinta Sejati.


Saya percaya, bahwa jika kita semua mau menghormati jiwa, maka pastilah akan menuai cinta. Dengan memiliki perasaan seperti ini, saya yakin bahwa setiap manusia akan dapat hidup secara sempurna dengan sendirinya. Semoga.



Salam Luar Biasa Prima!

Wuryanano