Selamat Datang di Blog WURYANANO
Silakan Anda membaca Artikel di Blog ini dengan rileks, tidak perlu terburu-buru. Banyak Artikel menarik dan bermanfaat buat peningkatan kualitas hidup Anda.
Silakan Anda menuliskan komentar atau pendapat di masing-masing Artikel yang telah Anda baca. Pendapat Anda akan semakin menambah perspektif bagi kita semua.Terima kasih atas kunjungan Anda di Blog Saya ini. Terima kasih sudah mau berbagi lewat komentar atau pendapat Anda di sini.
NOTES:
Blogspot Saya ini SUDAH TIDAK AKTIF sejak 5 Desember 2012. Tulisan Saya tentang Berita Kampus SWASTIKA PRIMA Entrepreneur College menerima Kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia adalah sebagai penutup untuk Blogspot ini. Untuk membaca TULISAN Saya, Anda dapat mengunjungi Blog Saya di PORTAL BISNIS INDONESIA.
Sunday, July 1, 2012
KEBIASAAN itu ASET, ataukah Tanggung Jawab?
Monday, March 5, 2012
Kendalikan EMOSI Yang Berkuasa
Thursday, March 1, 2012
DNA Anda BUKAN Penentu Sukses Anda
Wednesday, February 15, 2012
Mengelola PERSEPSI ... Menggeser PARADIGMA
Friday, February 10, 2012
DICIPTAKAN Untuk PENCAPAIAN
Monday, January 9, 2012
JALAN Menuju KESUKSESAN
Sunday, January 1, 2012
Cara Menggairahkan BISNIS Anda
Thursday, December 1, 2011
Memperbaiki AMAL, Meraih KEBERUNTUNGAN dan KEMENANGAN
Sunday, March 14, 2010
Workshop: Personality Development Plus for Guru
Sambutan Director SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus
Mr. SGM Sedang Melatih Para Guru
Mr. SGM Menerima Penghargaan dari Director SWASTIKA PRIMA
Ms. Christine Wuryanano Sedang Melatih Para Guru
Semoga dunia pendidikan di negeri ini semakin membaik dan menyenangkan bagi para anak didik maupun para Guru nya, sehingga prestasi demi prestasi yang membanggakan akan selalu digulirkan. SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus pasti selalu berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan / workshop bagi para Guru, demi peningkatan dan pengembangan sumberdaya manusia Indonesia seutuhnya. InsyaAllah semua pelatihan / workshop untuk para Guru ini bisa selalu kami selenggarakan secara GRATIS dan setiap peserta juga memperoleh banyak sekali hadiah dari para sponsor pendukung acara, serta uang saku untuk bantuan transportasi dari Director SWASTIKA PRIMA Entrepreneur Campus.
Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano
Monday, August 24, 2009
Pentingnya Melatih Pikiran dengan Benar!

Ketahuilah, bahwa dalam jangka waktu tertentu, masing-masing dari kita akan menjadi tepat seperti "apa yang kita programkan ke dalam pikiran kita". Seorang yang bahagia dan sejahtera, pasti telah "memrogramkan bahagia dan sejahtera" ke dalam pikiran di otaknya. Demikian juga dengan orang yang menyedihkan, dia pasti memberikan perintah pemrograman kepada pikirannya untuk menjadikannya tidak bahagia, tidak sejahtera, tidak menonjol, berkelas rendah, membosankan dan banyak lagi program negatif yang ditanamkan ke dalam otaknya.
Seperti halnya sebuah komputer, pikiran Anda akan selalu siap melakukan apa saja yang Anda perintahkan kepadanya, karena di dalamnya sudah ada program-program yang telah Anda install. Anda tinggal "click" saja ke program tadi, maka itu akan jalan dengan sendirinya. Pikiran Anda akan selalu patuh kepada Anda. Oleh karena itu, programlah pikiran Anda dengan software kebahagiaan dan kemakmuran, maka Anda akan menikmati kesuksesan hidup.
Melatih pikiran adalah sangat penting, karena banyak orang membatasi kekuatan pikirannya, dengan suatu anggapan bahwa kekuatan pikiran itu sangat tergantung pada keturunan, tergantung pada faktor genetika belaka. Memang kenyataan adanya faktor keturunan sudah pasti ada, tetapi yang saya maksudkan di sini adalah, janganlah kita selalu berlindung di balik faktor keturunan ini untuk tidak melakukan apa-apa dengan kekuatan pikiran kita. Lepas dari yang namanya faktor keturunan ini, kita sebenarnya sangat bisa untuk bertindak meningkatkan kekuatan pikiran dari waktu ke waktu.
Monday, February 4, 2008
Workshop NLP For TRAINER...With Mr. Ronny F Ronodirdjo

Monday, December 3, 2007
Melepas TOPENG Kehidupan...

Secara simbolis psikologis, hal seperti itu juga terjadi di dalam kehidupan kita ini, sebab kebanyakan orang memakai "topeng" hampir setiap hari di dalam kehidupan mereka. Anda seringkali tidak bisa melihat mereka sebenarnya, tapi sesungguhnya mereka ada. TOPENG tersebut mempunyai fungsi sebagai sarana untuk mencapai tujuan yang terpendam, untuk menyembunyikan diri sejatinya, yang dirasa tidak bisa diterima dari dunia yang penuh dengan pergolakan dan ancaman ini.
Anda pasti seringkali mendengar ucapan orang lain seperti ini, "Jangan begitu, nanti kita nggak enak dengan dia lho. Dia kan yang dituakan di kampung ini". Atau seperti begini, "Nanti saat kita ketemu dia, kita harus bergaya sesuai dengan keinginan dia ya. Soalnya dia orang golongan kelas atas, kalau kita nggak bisa seperti dia, kita nggak bakalan diterima di dalam lingkungannya". Atau yang ini, "Nanti kalau ketemu dia, kamu harus bersikap low profile ya. Soalnya dia orangnya gila hormat, jika tidak; kamu nanti nggak bakal dianggap olehnya".
Saya tidak bermaksud mengatakan kepada Anda, bahwa Anda jangan mengikuti pendapat dan saran orang lain; bukan begitu. Kita atau Anda boleh saja dan sah-sah saja mengikuti saran-saran orang lain, tetapi saran orang lain itu tetap harus Anda sesuaikan dengan diri Anda. Dalam mengikuti saran dan pendapat orang ini, janganlah Anda terima dan telan mentah-mentah saja. Anda sebaiknya merenungkan dan menelaah manfaatnya bagi diri Anda sendiri terlebih dulu; mencocokkan mana yang memang pas dan cocok untuk Anda ikuti. Baru kemudian setelah Anda merasakan ada manfaat kegunaannya bagi pengembangan diri Anda, maka saran itu boleh Anda gunakan dan Anda terapkan dalam kehidupan Anda sehari-hari.
Yang jadi persoalan sekarang ini adalah: di dalam menjalani kehidupan ini, acapkali kita bertindak dan bersikap yang tidak seperti diri sendiri. Kita sering bersikap bukan sebagai diri sendiri, berbicara tidak sebagai diri kita yang sebenarnya. Seringkali kita bertindak atas dasar keinginan orang lain, atas dasar senyuman atau cibiran orang lain; dan ini sudah menjadi suatu kebiasaan umum di masyarakat, bahwa jika kita melakukan segala sesuatu tindakan hendaknya melihat lebih dulu ke "persetujuan" orang lain.
TOPENG sudah dianggap sebagai sesuatu benda yang wajib kita kenakan, jika kita ingin mendapatkan persetujuan dari lingkungan masyarakat kita. Banyak orang hidup dengan memakai "topeng" untuk menyembunyikan perasaan yang sebenarnya.
Jika yang Anda katakan itu adalah sebuah kejujuran diri Anda; maka Anda akan menambah satu orang musuh di kehidupan Anda. Jika Anda berkata jujur seperti itu, justru membuat orang tersebut sangat tersinggung hatinya, dan bisa jadi dia sangat marah dan dendam kepada Anda. Nah – pada saat-saat seperti inilah Anda tetap diperkenankan memakai "topeng", untuk menutupi hal sebenarnya yang mestinya Anda ucapkan. Dengan memakai "topeng", Anda bisa saja berkata kepada orang itu, "Wah – ternyata benar dugaan saya, Anda orangnya cantik dan ramah sekali. Senang bisa bertemu dengan Anda". Itulah maksud saya, bahwa Anda masih boleh sekali waktu memakai "topeng" untuk suatu tujuan baik bagi orang lain maupun diri Anda.
Kunci penting untuk menjadi diri sendiri adalah belajar untuk melihat diri sendiri dengan baik. Lihatlah diri Anda dengan sebenarnya. Belajarlah melihat diri sendiri sebagaimana diri Anda pada saat-saat yang paling baik.
Untuk bisa menjadi diri sendiri, Anda harus berani menanyakan kepada diri sendiri dan menjawabnya sendiri, apa yang paling Anda inginkan dalam hidup ini sebenarnya? Apa harapan-harapan Anda? Apa sesungguhnya visi Anda? Bagaimana Anda menindak lanjuti keinginan atau visi Anda tersebut? Bagaimana cara Anda untuk mewujudkan harapan-harapan Anda itu? Beranikah Anda membuat sasaran-sasaran pasti?
Untuk bisa bersikap realistis terhadap diri Anda, dan memiliki kemampuan untuk menjadi diri sendiri; Anda harus bisa menerima kegagalan dan kelemahan Anda, kemudian memeriksanya untuk bekal menuju suatu perbaikan dan peningkatan kualitas citra diri Anda sendiri. Dengan mengenal dan mengetahui potensi diri sendiri, baik kekuatan dan kelemahannya, maka itu akan memudahkan Anda untuk mengembangkan semua kekuatan atau kelebihan yang Anda punyai; sehingga hal itu akan menutupi kelemahan atau kekurangan diri Anda, Anda bisa lebih mengembangkan bakat yang dimiliki dan mewujudkan impian Anda.
Pokok terpenting di sini adalah: beranilah Anda untuk menjadi diri sendiri, dan lepaslah "topeng kehidupan" yang selama ini Anda kenakan. Anda diciptakan oleh Tuhan sebagai sosok pribadi yang unik, dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
Menjadi diri sendiri bukan berarti membenarkan segala tindakan apapun yang kita lakukan, dan tidak mengindahkan dampaknya bagi orang lain; bukan – bukan itu maksud saya dengan menjadi diri sendiri. Menjadi diri sendiri mengandung arti, tetap harus ada keseimbangan dan keharmonisan antara diri Anda dengan alam sekitar Anda; dalam hal ini Anda harus mau bersikap secara adil terhadap diri Anda dan lingkungan sekitar Anda berada.
Friday, November 23, 2007
Mengembangkan Sifat ADIL dan BIJAKSANA
Adil dan Bijaksana, sebenarnya merupakan suatu kesatuan yang sulit dipisahkan. Ini memang logis saja, karena jika seseorang itu bisa bersikap adil, pastilah dia merupakan orang yang bijaksana. Dan, kalau seseorang mempunyai sifat bijaksana, tentunya dia pasti bisa bersikap adil. Ini sebuah sikap paling utama di bidang "budi pekerti luhur" seorang manusia, dan pasti dimiliki oleh mereka yang mau memelihara, mendengarkan, dan mau menaati "bisikan hati nuraninya", yang mana pada dasarnya itu semua adalah bimbingan Allah.Menaati bisikan hati nurani adalah sebuah cara bagaimana kita bisa mengembangkan sifat adil dan bijaksana, yang sesungguhnya sifat itu sudah ada tertanam di dalam diri setiap orang, jika kita menyadarinya. Tetapi jika mereka tidak mengindahkan bisikan hati nurani ini, ya pasti akan menemui kesulitan untuk bisa bersikap adil dan bijaksana ini.
Wuryanano
Saturday, November 3, 2007
Kekuatan MEMAAFKAN...Aroma Harum Bunga...
Orang bijak berkata bahwa Manusia ini tidak ada yang sempurna, selalu saja ada kesalahan yang diperbuatnya...
"MEMAAFKAN merupakan AROMA HARUM yang dilemparkan oleh BUNGA, pada kaki orang yang menginjaknya"
Semoga kita semua segera mempunyai Kekuatan Memaafkan seperti Kekuatan Bunga yang semerbak harum-mewangi...menyegarkan alam sekitarnya...
Salam Luar Biasa Prima!
Wuryanano
Friday, June 1, 2007
BE YOURSELF!...KUNCI PINTU SUKSES ANDA
Banyak sudah orang menulis tentang "kepribadian", yang didefinisikan sebagai bentuk kualitas atau "keadaan menjadi seorang pribadi mandiri". Beberapa penulis buku kepribadian mengatakan bahwa untuk memiliki kepribadian, Anda harus dinamis, mempelajari suatu ketrampilan, mengikuti berbagai kegiatan sosial, atau berbicara tentang pengalaman Anda yang menghebohkan.Saya setuju dengan semua itu. Tetapi saya melihat hal itu masih sangat superficial, masih kulitnya saja. Pendekatan tentang kepribadian tersebut hanya sampai pada permukaannya saja. Untuk menjadi seorang yang berkepribadian dan mempunyai kualitas seorang pribadi, Anda harus bisa menjadi diri Anda sendiri yang sesungguhnya. Anda harus mengembangkan kekuatan keyakinan Anda sendiri; dan berhenti membandingkan-bandingkan diri sendiri dengan orang lain, apalagi mengikuti pendapat orang lain. Pada umumnya, kita selalu menetapkan contoh mengenai apa yang kita anggap sebagai orang sukses, untuk kemudian kita mencoba meniru mereka. Benar, Anda memang bisa belajar dari orang lain, tetapi meniru mereka jarang sekali membawa seseorang menjadi sukses. Sukses adalah sebuah konsep yang sepenuhnya bersifat pribadi.
Salam Luar Biasa Prima!
Saturday, May 19, 2007
MENGUBAH KEBIASAAN, PERLU KOMITMEN BESAR...
Demikian juga sebaliknya, mereka yang selalu sukses dalam menggapai cita-citanya, adalah orang-orang yang sudah terbiasa berpikir dan bertindak secara sukses, mereka sudah mempunyai "kebiasaan sukses". Orang-orang dengan tipe sukses selalu berusaha dengan gigih mencari jalan dalam mencapai apa tujuannya dan benar-benar mempunyai keinginan luar biasa prima untuk meraih cita-citanya. Tipe seperti mereka ini tidak suka mencari-cari kesalahan di luar dirinya sendiri, jika mereka gagal dalam meraih sesuatu, maka mereka pasti akan selalu mencari pemecahannya, bagaimana caranya agar tujuannya benar-benar bisa diraih dengan sukses gemilang; dan mereka tidak akan pernah mencari "kambing hitam" untuk alasan kegagalannya.
Kemampuan seseorang dalam mengubah suatu "kebiasaan" merupakan syarat utama dalam mengembangkan keterampilan berpikir lainnya. Oleh karena semua pembentukan keterampilan berpikir itu pasti melibatkan "kebiasaan lama" dan "kebiasaan baru" yang tentunya lebih bermanfaat, lebih baik dan efektif. Kebanyakan orang mengeluh, bagaimana mungkin mengubah suatu kebiasaan diri sendiri? Mereka beranggapan, bahwa mereka sudah bertahun-tahun melakukan suatu kebiasaan, jadi bagaimana mungkin mereka akan bisa menggantikan kebiasaan lama mereka dengan suatu kebiasaan baru? Mereka mengeluh karena tidak tahu caranya, belum pernah mencoba berusaha secara sungguh-sungguh dan terarah.
Anda perlu tahu, bahwa "kebiasaan" sebenarnya merupakan "pola tingkah laku berulang-ulang" sehingga pikiran kita akan dengan senang merespons hal itu, kemudian secara otomatis pikiran juga senang memerintahkan kembali dengan terus menerus, yang akan berwujud sebagai tindakan. Pola pikiran yang demikian itulah menyebabkan terjadinya sebuah kebiasaan Anda. Oleh karena itu, untuk mengubah kebiasaan, Anda harus mengubah pola pikirnya terlebih dulu. Untuk itu Anda harus punya pengganti "kebiasaan lama" dengan "kebiasaan baru", sehingga itu lebih memudahkan Anda dalam proses mengubah kebiasaan; dibandingkan jika Anda hanya ingin menghapus atau menghilangkan kebiasaan tanpa penggantian dengan memberikan penggantinya. Pikiran kita tidak bisa menghapus sepenuhnya pola-pola mental kebiasaan. Tetapi jika kita terus menerus memasukkan pola-pola alternatif dengan kuat untuk ditanamkan, maka pola terakhir ini akan melemahkan pola-pola lama yang tidak diharapkan; kemudian tingkah laku akan mengikuti pola-pola yang baru.
Untuk menggantikan pola-pola mental lama dengan yang baru, diperlukan waktu, usaha keras, dan kedisiplinan diri. Anda juga harus membuat program "kampanye" pola-pola mental baru yang sangat menarik pikiran Anda. Oleh karena pola pikiran kita cenderung malas menerima pikiran-pikiran baru yang "biasa-biasa" saja, maka Anda harus "mengampanyekan" secara menarik dan "besar-besaran" di dalam pikiran Anda tentang pola-pola mental baru Anda itu. Anda juga harus secara sadar melakukan kontrol terhadap pola tingkah laku yang baru, apakah pola-pola baru itu sudah meresap menggantikan pola-pola lama pada diri Anda. Pokok terpenting di sini adalah, Anda harus melakukan tindakan-tindakan, segala hal terkait dengan pola-pola mental baru yang Anda inginkan; di dalam pikiran maupun yang terlihat secara fisik, secara terus menerus dan berulang-ulang. Sehingga dengan demikian pada gilirannya pola-pola mental baru tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan baru bagi Anda.
Thursday, May 17, 2007
PENTINGNYA MELATIH PIKIRAN DENGAN BENAR

Anda pasti tahu makhluk yang bernama komputer, bukan? Nah, pikiran manusia ini jauh lebih hebat dari komputer, tetapi pikiran mempunyai sifat-sifat seperti sebuah komputer, yaitu Anda bisa membuat suatu program apapun di pikiran Anda yang secara fisiknya tersimpan di dalam otak Anda. Anda bisa memrogram "komputer" pikiran Anda untuk berurusan secara efektif dengan orang-orang lain, membuat pengaruh, memilih pekerjaan yang tepat, memilih teman hidup yang tepat, menjadi bahagia maupun memperoleh kekayaan.
Ketahuilah, bahwa dalam jangka waktu tertentu, masing-masing dari kita akan menjadi tepat seperti "apa yang kita programkan ke dalam pikiran kita". Seorang yang bahagia dan sejahtera, pasti telah "memrogramkan bahagia dan sejahtera" ke dalam pikiran di otaknya. Demikian juga dengan orang yang menyedihkan, dia pasti memberikan perintah pemrograman kepada pikirannya untuk "menjadikannya tidak bahagia, tidak sejahtera, tidak menonjol, berkelas rendah, membosankan dan banyak lagi program negatif" yang ditanamkan ke dalam otaknya.
Seperti halnya sebuah komputer, pikiran Anda akan selalu siap melakukan apa saja yang Anda perintahkan kepadanya, karena di dalamnya sudah ada program-program yang telah Anda "install". Anda tinggal "click" saja ke program tadi, maka itu akan jalan dengan sendirinya. Pikiran Anda akan selalu patuh kepada Anda. Oleh karena itu, programlah pikiran Anda dengan software kebahagiaan dan kemakmuran, maka Anda akan menikmati kesuksesan hidup. Penting untuk Anda ketahui yaitu, semakin sering Anda menggunakan pikiran Anda, maka semakin kuatlah pikiran tersebut; tidak peduli Anda menggunakannya dengan baik atau buruk, tetap saja dia semakin bertambah kuat; lebih kuat "baik" atau lebih kuat "buruk".
Sudah sangat banyak bukti, yang menunjukkan bahwa kita dapat meningkatkan kapasitas pikiran jika kita menggunakannya untuk berpikir secara terus menerus, dan berulang-ulang, dan itu bisa pada semua aspek apapun yang membutuhkan pemikiran kita...dan memang tidak ada sebuah aspek pun yang tidak membutuhkan pikiran kita. Segala apapun kejadian di muka bumi ini pastilah hasil dari sebuah pikiran, karena Tuhan adalah Sang Maha Pemikir, maka apapun ciptaanNya pastilah dianugerahi kekuatan pikiran.
Melatih pikiran adalah sangat penting, karena banyak orang membatasi kekuatan pikirannya, dengan suatu anggapan bahwa kekuatan pikiran itu sangat tergantung pada keturunan, tergantung pada faktor genetika belaka. Memang kenyataan adanya faktor keturunan sudah pasti ada, tetapi yang saya maksudkan di sini adalah, janganlah kita selalu berlindung di balik "faktor keturunan" ini untuk tidak melakukan apa-apa dengan kekuatan pikiran kita. Lepas dari yang namanya "faktor keturunan" ini, kita sebenarnya sangat bisa untuk bertindak meningkatkan kekuatan pikiran dari waktu ke waktu. Seperti halnya dengan jantung, paru-paru, hati maupun otot-otot kita lainnya; fungsinya pasti meningkat setelah kita berlatih olah raga dengan program teratur.
Wednesday, May 16, 2007
MEMBENTUK KONSEP DIRI LEBIH BAIK
- Cita-cita Diri
- Citra Diri
- Harga Diri
Cita-cita Diri adalah keinginan untuk mencapai sesuatu tujuan / keinginan pribadi, dan itu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar Anda, orang tua, teman ataupun tetangga. Hal ini biasanya akan sangat kuat pengaruhnya terhadap Anda di masa depan. Seringkali terjadi bahwa cita-cita diri Anda bukanlah merupakan cita-cita pribadi Anda. Tetapi karena itu sudah terjadi dan Anda jalani saat ini, tidaklah mungkin mengubah secara fisik apa yang saat ini sudah terjadi. Misalnya, Anda tidak ada cita-cita untuk menjadi seorang dokter, tetapi karena orang tua Anda sangat menginginkan punya anak seorang dokter, maka akhirnya di dalam perjalanan pendidikan Anda sudah terarah untuk menjadi dokter, dan menjadi kenyataannya sekarang. Nah, ini tidak mungkin Anda ubah secara fisik. Anda pasti ya tetap menjadi seorang dokter, insinyur atau guru dan lainnya lagi. Hal ini sebenarnya tidak begitu berpengaruh pada kehidupan pribadi Anda, jadi jangan terlalu dipikirkan. Kehidupan Anda sejatinya tidak harus terkait dengan berbagai sebutan-sebutan profesi awal Anda. Tetapi penting di sini dipahami, bahwa kehidupan pribadi Anda sangat dipengaruhi oleh sesuatu yang lebih prinsip, sesuatu dari dalam diri Anda yang Anda yakini, yaitu Citra Diri.
Citra Diri ini perlu dipahami lebih dulu maknanya, karena merupakan suatu produk dari pengalaman masa lalu beserta sukses dan kegagalannya. Dari sini Anda membangun sebuah gambaran tentang diri Anda, yang menurut keyakinan Anda benar. Citra Diri sebenarnya adalah "Konsepsi Anda sendiri mengenai seperti apakah diri Anda sebenarnya".
Seringkali keyakinan Anda tentang diri Anda itu salah; dan sesungguhnya itu memang salah. Tetapi yang sering terjadi di sini adalah "Anda telah bersikap seakan-akan semua itu adalah benar". Anda bisa menjadikan hal itu sebuah kisah sukses, atau sebaliknya suatu kisah penuh kegagalan, kesialan, ketidakmujuran. Semuanya tergantung pada apa yang akan Anda lakukan terhadap citra di dalam diri Anda; citra yang merupakan alat penting untuk mencapai kebaikan atau keburukan.
Untuk mengubah, memperbaiki dan meningkatkan citra diri; Anda harus bersedia menggunakan kekuatan pikiran super Anda ini dan mau bekerja keras dengan sebuah wawasan baru, sebuah cara pandang dan cara berpikir baru.
Satu hal yang harus Anda miliki, itu adalah keyakinan. Semoga Anda memilikinya, karena kalau soal satu ini saya tidak bisa membantu Anda. Anda harus memiliki keyakinan cukup untuk melakukan mau melakukan perbaikan di dalam diri Anda sendiri, agar manfaatnya bisa segera Anda rasakan secara nyata dalam bentuk fisik.
Kembali kepada "citra diri"; lebih lanjut, semua tindakan dan emosi kita akan selalu konsisten dengan citra diri kita. Anda akan bertindak sesuai dengan macam pribadi yang menurut pikiran Anda adalah Anda. Anda tidak bisa bertindak selain dari itu, meskipun mungkin Anda melatih seluruh daya kemampuan Anda. Jika orang berpikir dengan keyakinan bahwa dirinya "tipe orang gagal", maka pasti dirinya akan menemukan cara untuk mendapatkan kegagalan; biarpun dia sudah berusaha keras sekali agar berhasil. Orang yang berpikir dirinya "tidak beruntung" seperti itu akan mendapatkan bukti bahwa dia memang selalu ditimpa kesialan atau kemalangan dalam hidupnya, meskipun dia selalu mencoba berusaha agar berhasil.
Hal penting untuk selalu diingat, adalah: Citra diri merupakan batu fondasi sekaligus tiang penyanggah untuk seluruh kepribadian kita. Secara harfiah, batu fondasi dan tiang penyanggah masih memungkinkan untuk direnovasi, diubah sesuai kehendak kita. Begitu pula halnya dengan citra diri.
Satu hal kebenaran mendasar yang perlu Anda pahami, yaitu: citra diri bisa diubah. Orang tidak pernah terlalu tua atau terlalu muda untuk bisa mengubah citra dirinya; dan memulai hidup baru yang lebih produktif, kreatif, inovatif serta berani mengambil risiko.
Sesungguhnya Anda bisa mengubah citra diri Anda. Oleh karena pada umumnya orang jarang menyadari bahwa kesulitan terletak pada penilaiannya atas diri sendiri. Begitu banyak di antara kita yang kurang menghargai diri sendiri.
Perubahan pasti memerlukan waktu dan usaha. Sangat diperlukan kesabaran dan ketekunan Anda sehingga segalanya akan berjalan lancar. Kalau Anda menggunakan keyakinan secara positif, Anda pasti bisa mengubah citra diri Anda untuk menikmati kehidupan dengan penuh kebahagiaan. Sebagaimana Aldous Huxley; seorang pujangga besar Inggris mengatakan bahwa, "Hanya ada satu sudut di alam semesta yang pasti akan bisa Anda perbaiki; itu adalah diri Anda sendiri".
Saya ingat sebuah kalimat suci yang menyebutkan, bahwa "Tuhan tidak akan mengubah nasib manusia, sampai manusia itu mau mengubah nasibnya sendiri". Sebuah nasehat dari Nabi, yang luar biasa sekali untuk Anda resapkan ke dalam pikiran dan sanubari Anda.
Pokok terpenting di sini adalah: "Anda memang harus ada keinginan dan kemauan sendiri untuk bisa berubah lebih baik". Orang lain, bahkan Tuhanpun tidak bisa menjadikan diri Anda lebih baik, jika Anda tidak ada keinginan disertai kemauan kuat untuk benar-benar mau berubah lebih baik.
Hal ketiga yang mempengaruhi Konsep Diri adalah Harga Diri. Seberapa besar Anda bisa memberikan penghargaan kepada diri Anda sendiri akan menentukan seberapa tinggi harga diri Anda. Jika Anda seringkali sangat tidak menghargai diri sendiri, menganggap remeh diri sendiri. Maka orang lainpun bisa dipastikan tidak dapat menghargai Anda sebagaimana mestinya. Citra Diri Anda juga sangat kuat pengaruhnya terhadap Harga Diri Anda. Oleh karena itu, langkah awal yang harus Anda perhatikan adalah bagaimana membentuk citra diri lebih baik, sehingga harga diri Anda pasti ikut menjadi lebih baik lagi.
Keberhasilan Anda dalam memperbaiki atau membentuk kembali Konsep Diri yang benar sesuai keinginan Anda, sangat ditentukan oleh sikap Anda pribadi. Sikap adalah tidak lebih dari kebiasaan berpikir dan kebiasaan itu dapat diperoleh, sehingga sikap itu dapat dibentuk dan dipelajari. Sikap yang sehat secara pasti akan membimbing Anda menuju kesuksesan. Sikap yang sehat harus terus menerus dipupuk dan dibiasakan dalam keseharian.
Sekarang saatnya bagi Anda untuk mulai membentuk citra diri lebih baik, yaitu dengan mengubah cara berpikir Anda yang lama, menjadi cara berpikir baru dan memikirkan cara-cara baru dalam memandang segala hal yang ada di sekeliling Anda. Mengubah cara berpikir bukanlah dengan agama atau kurikulum pendidikan, tetapi dengan jalan mengubah diri, melakukan perjalanan ke dalam diri sendiri, memahami sepenuhnya siapa diri kita; termasuk unsur penunjang kehidupan diri kita. Para ahli sepakat bahwa perbaikan keadaan mental, dapat dicapai dengan mengubah pikiran tidak sehat menjadi sehat.
Ingatlah nasehat bijak ini: "Anda pasti bisa, jika Anda pikir Anda bisa", kata Norman Vincent Peale, seorang pemikir terkemuka dunia. Dia meyakinkan kepada kita semua, bahwa Anda pasti bisa melakukan keinginan Anda; jika Anda berpikir Anda bisa melakukannya. Tetapi nasehat ini menurut saya masih kurang lengkap; jadi perlu saya tambahkan satu phrase kalimat yaitu: "... dan ada kemauan kuat dari dalam diri Anda sendiri". Lebih lengkapnya saya tulis begini: "Anda pasti bisa, jika Anda pikir Anda bisa; dan ada kemauan kuat dari dalam diri Anda sendiri". Itulah nasehat bagus, yang saya lengkapi agar bisa Anda pahami maknanya dengan lebih jelas.
Dari kalimat nasehat di atas, jelas sekali saya tunjukkan kepada Anda, bahwa untuk bisa berubah, disamping harus punya keinginan sendiri disertai kepercayaan pikirannya; seseorang juga harus punya kemauan sendiri yang kuat – untuk berubah; bukan hanya berpikir bahwa dia bisa berubah. Saya pikir, jika tidak ada kemauan diri sendiri yang kuat, orang pasti akan sulit berubah ke arah lebih baik.
Salam Luar Biasa Prima!
Saturday, May 12, 2007
Jangan BERTINDAK yang MERUGIKAN MASA SEKARANG, Berbahagialah!
Pada zaman ini banyak orang merencanakan masa depan, tetapi dengan merugikan masa kini. Ini sungguh tidak masuk akal bagi saya. Kita hidup ini tidak ada jaminan suatu kepastian. Jika orang mau mengorbankan masa sekarang demi masa depannya yang belum pasti, bahkan mungkin dia tidak bisa mengalaminya; saya kira itu suatu ketololan yang sangat menyedihkan.







